Pentagon minta Ukraina petakan lokasi ranjau darat antipersonel AS

Pentagon minta Ukraina petakan lokasi ranjau darat antipersonel AS

  • Kamis, 21 November 2024 07:52 WIB
Pentagon minta Ukraina petakan lokasi ranjau darat antipersonel AS
Ilustrasi – Pentagon atau Gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/aa.

Moskow (ANTARA) – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin meminta Ukraina untuk mencatat lokasi ranjau darat antipersonel, yang disetujui pengirimannya oleh Gedung Putih.

Dengan mengutip dua pejabat AS, The Washington Post melaporkan bahwa Presiden Joe Biden telah menyetujui pengiriman ranjau antipersonel ke Ukraina.

Langkah tersebut dilakukan ketika pemerintah AS mencoba membantu Kiev untuk menahan kemajuan pasukan Rusia.

Austin mengatakan kepada wartawan bahwa Ukraina harus bertanggung jawab dalam mencatat di mana mereka menempatkan ranjau-ranjau ini, demikian laporan CNN pada Rabu (20/11).

“Ranjau darat yang akan kami berikan kepada mereka adalah ranjau darat yang tidak persisten. Kami dapat mengendalikan kapan ranjau tersebut akan aktif sendiri, meledak sendiri, dan itu membuatnya jauh lebih aman pada akhirnya daripada senjata yang mereka buat sendiri,” kata Austin.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengaku sulit untuk mengatakan tentang kebenaran laporan tentang persetujuan Biden atas pasokan ranjau antipersonel ke Kiev.

Namun, Peskov menegaskan bahwa langkah pemerintah AS itu “tidak akan dikesampingkan”.

Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa pasokan senjata ke Ukraina menghambat penyelesaian konflik, dan secara langsung melibatkan negara-negara NATO dalam konflik tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov telah memperingatkan bahwa setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah Rusia.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Laksamana AS: Konflik Timteng, Ukraina kurangi stok pertahanan udara

Baca juga: Senator AS: Izin untuk Ukraina gunakan rudal ke Rusia inkonstitusional

Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *