GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung akan memberikan akses gratis kepada masyarakat yang ingin berlibur ke sejumlah tempat wisata yang dimiliki dan dikelola pemerintah daerah. Tak hanya itu, Pemprov DKI juga menyiapkan layanan transportasi umum gratis sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kebijakan itu sebagai hadiah kepada warga dalam perayaan HUT Jakarta ke-499 yang diperingati setiap 22 Juni. Pemprov DKI berencana menggratiskan akses ke sejumlah destinasi wisata milik pemerintah daerah, seperti Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, museum, hingga perpustakaan.
“Kalau untuk tempat-tempat pariwisata yang dimiliki dan dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, kami akan pertimbangkan untuk kita gratiskan juga. Jadi seperti misalnya masuk di Ancol, masuk di Ragunan, kemudian museum-museum yang ada, perpustakaan, dan sebagainya,” ujar Pramono saat menghadiri acara Jakarta Future Festival di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Pramono memastikan pada hari ulang tahun Jakarta masyarakat dapat memanfaatkan layanan transportasi umum secara gratis, meliputi Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.
Sementara itu, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah infrastruktur baru, seperti di kawasan Rasuna Said, Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), serta jembatan penghubung Ancol dengan JIS yang dibangun untuk mempermudah mobilitas pengunjung. Infrastruktur tersebut akan diresmikan Pemprov DKI Jakarta sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta.
Sementara itu, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah infrastruktur baru, seperti kawasan Rasuna Said yang telah ditata, Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), serta jembatan penghubung Ancol–JIS yang dibangun untuk mempermudah mobilitas pengunjung.
Infrastruktur tersebut akan diresmikan Pemprov DKI Jakarta sebelum hari ulang tahun Jakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta, pada 22 Juni 2026.
“Nanti akan kami adakan, tepat sebelum tanggal 22 pasti akan kami umumkan,” ungkap Pramono.





