Selain Janjikan Rumah, Wanita Nikahi Wanita di Malang Ngaku Anak Anggota DPRD

Malang

Pihak keluarga Intan Anggraeni (28) telah melaporkan perempuan bernama Erfastino Reynaldi alias Rey akibat dugaan pemalsuan dokumen setelah keduanya sempat menikah. Keluarga pelapor mengatakan Rey sempat mengaku sebagai anak pimpinan DPRD sebelum meminang Intan.

“Bilangnya anak Kepala DPRD Makassar,” kata paman Intan, Eko NS, dilansir detikJatim, Jumat (10/4/2026).

Intan sempat dinikahi oleh Rey karena saat itu pelaku mengaku sebagai seorang pria. Eko mengatakan, sebelum menikah, Rey disebut pernah menjanjikan rumah dan mobil Lamorghini bagi Intan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Janji manis Rey tak berhenti di situ. Ia juga sempat meyakinkan Intan bahwa dirinya telah memesan fasilitas salah satu bintang 5 di Kota Malang untuk acara resepsi pada tanggal 3 April 2026.

“Setelah kita cek, tidak ada sama sekali. Kalau ada reservasi atau pembatalan, pasti tercatat,” ungkap Eko.

Pengakuan Rey anak anggota DPRD juga sempat dikroscek, namun hasilnya nihil. “Termasuk perwakilan dari ayahnya (untuk mengurusi) dari DPR sana (Makassar) tidak ada sama sekali,” sambungnya.

Kasus ini mencuat usai Intan yang kaget setelah mengetahui suaminya ternyata perempuan saat malam pertama pernikahan mereka pada Rabu (3/4). Kecewa karena telah ditipu mentah-mentah, Intan didampingi keluarga dan pendamping hukum akhirnya membawa kasus dugaan pemalsuan identitas ini ke jalur hukum.

Baca selengkapnya di sini

(ygs/ygs)

  • Related Posts

    Pekerja Asal Bali Ditahan di AS, Diduga Terlibat Kasus Kekerasan Seksual

    Jembrana – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) inisial Putu JW dilaporkan telah ditangkap oleh otoritas berwenang di Florida, Amerika Serikat (AS). Pria asal Jembrana, Bali, ini diduga terlibat kasus kekerasan…

    Rumah sakit di Beirut berjuang untuk menangani korban jiwa setelah serangan Israel

    Beirut, Lebanon – Ketika bom menghujani ibu kota Lebanon, ratusan orang dibawa ke Rumah Sakit American University of Beirut (AUB), banyak yang menangis, banyak yang ketakutan. Anak-anak mencari saudara kandung…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *