Pansus DPRD DKI Ungkap Volume Sampah Jakarta Capai 7.000 Ton Per Hari

Jakarta

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan menyoroti tingginya volume sampah di Ibu Kota yang mencapai 7 ribu ton per hari. Menurutnya, ketergantungan pada TPST Bantargebang sebagai lokasi pembuangan akhir tidak dapat terus dipertahankan tanpa diimbangi inovasi pengolahan sampah.

“Dengan volume sampah sebesar itu (7 ribu ton), tekanan terhadap Bantargebang semakin besar. Diperlukan langkah serius mulai dari pengurangan di sumber, peningkatan daur ulang, hingga pembangunan fasilitas pengolahan modern,” kata Judistira kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Judistira mengungkapkan pihaknya akan fokus menyusun rekomendasi konkret kepada Gubernur DKI Jakarta dalam rangka membenahi sistem pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal. Dia menilai penanganan sampah di Jakarta kian mendesak, untuk itu perlu dilakukan upaya dan percepatan penanganan.

“Kami akan memberikan rekomendasi yang konstruktif dalam pengelolaan sampah kepada Bapqk Gubernur, Pak Pram,” ujar nya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Jakarta itu menargetkan 2030 Jakarta bebas dari persoalan sampah. Dia menuturkan Bantargebang sudah tidak bisa lagibmenerima sampah secara terus menerus karena sudah kelebihan muatan sampah.

“Banyak harapan yang disampaikan oleh masyarakat. Keberhasilan kita nanti melalui pansus ini, paling tidak sampai dengan tahun 2030 Jakarta bersih dari sampah. Kemudian Bantargebang yang hari ini sudah overload tentu tidak bisa lagi terus menerima sampah dari kita,” tuturnya.

Dia menegaskan, pansus akan membahas seluruh aspek yang perlu diperbaiki dalam sistem pengelolaan sampah. Nantinya, pembahasan akan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Melalui pansus nanti kami bahas seluruh yang memang perlu kami perhatikan sehingga pengelolaannya lebih baik lagi. Hari ini kami hanya menghantar saja, ke depan harus ada perubahan sistem,” ucapnya.

Judistira juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyelesaikan persoalan sampah. Dia tidak ingin satu sama lain saling menyalahkan.

“Kami tidak mencari kesalahan pihak lain, tapi bersama-sama DPRD DKI Jakarta dan juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung akan memberikan rekomendasi yang konstruktif agar permasalahan sampah ini bisa kita selesaikan dengan baik,” jelasnya.

“Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi soal keberlanjutan kota. Kami ingin memastikan Jakarta memiliki sistem pengelolaan sampah yang kuat, terintegrasi, dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada Bantargebang,” pungkasnya.

Judistira telah ditetapkan sebagai Ketua Pansus Pengelolaan Sampah yang dibentuk DPRD Jakarta. Penetapan berlangsung hari ini di ruang Komisi DPRD Jakarta dan dipimpin Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino.

Pemilihan pimpinan Pansus dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat. Adapun Husein dipilih sebagai Wakil Ketua Pansus Pengelolaan Sampah.

Pembentukan pansus ini diharapkan mampu mempercepat perumusan kebijakan strategis dan komprehensif dalam penanganan sampah, sekaligus mendukung upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota yang lebih bersih dan sehat.

Judistira mengatakan Pansus akan mendorong kebijakan yang tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga mampu menjadi solusi jangka panjang bagi krisis sampah di Ibu Kota.

(dek/azh)

  • Related Posts

    Polisi Tangkap Pengedar Sabu 100 Gram Modus Mapping di Ciledug

    Jakarta – Polsek Ciledug mengungkap kasus transaksi narkotika jenis sabu dengan modus mapping di wilayah Karang Tengah, Kota Tangerang. Dalam pengungkapan tersebut, satu orang pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya…

    Atletico mengalir ke Camp Nou dengan kemenangan 2-0 di Liga Champions atas 10 pemain Barca

    Gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth membuat Atletico Madrid a memimpin 2-0 atas 10 pemain Barcelona dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions yang menegangkan. Pemimpin La Liga itu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *