Netanyahu mengatakan gencatan senjata AS-Iran 'tidak mencakup Lebanon'

Kantor perdana menteri Israel menyambut baik keputusan AS untuk menghentikan serangan terhadap Iran, namun mengatakan gencatan senjata dua minggu tidak berlaku di Lebanon.

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah mengumumkan bahwa Israel mendukung keputusan Amerika Serikat untuk menunda serangan terhadap Iran selama dua minggu, namun mengatakan gencatan senjata tersebut “tidak mencakup Lebanon”.

Dalam sebuah pernyataan di X pada hari Rabu, Netanyahu mengatakan Israel mendukung upaya Presiden AS Donald Trump untuk memastikan “Iran tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir, rudal dan teror terhadap Amerika, Israel, tetangga Arab Iran dan dunia”.

Dia mengatakan AS telah mengatakan kepada Israel bahwa mereka berkomitmen untuk mencapai tujuan tersebut dalam perundingan mendatang di Islamabad, Pakistan, pada hari Jumat.

Namun gencatan senjata dua minggu “tidak mencakup Lebanon”, tambahnya.

Pernyataan Netanyahu muncul setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa AS, Iran dan sekutu mereka “telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun termasuk Lebanon dan tempat lain”.

Sharif mengatakan langkah itu “segera efektif”.

Lebih cepat lagi…

  • Related Posts

    PDI Perjuangan Jateng Targetkan Kemenangan di Pemilu 2029

    DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah menargetkan kemenangan pada Pemilu 2029. Konsolidasi internal melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di berbagai daerah menjadi langkah awal partai menyiapkan strategi menghadapi…

    'Kita tidak akan tahu siapa yang menang sampai hasil akhir dari gencatan senjata AS-Iran'

    Umpan Berita Ketika AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang, analis Trita Parsi berpendapat bahwa kerangka kerja tersebut mirip dengan kesepakatan gencatan senjata asli sebelum Trump mengganggu kesepakatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *