Atletik Dunia mengakhiri Doha Diamond League karena masalah keamanan pemain

Acara multidisiplin yang diselenggarakan pada 8 Mei kini akan diadakan pada 19 Juni jika kondisi memungkinkan, kata penyelenggara.

World Athletics telah mengadakan acara pembukaan musimnya di ibu kota Qatar, Doha, karena kekhawatiran akan “keselamatan pemain dan penonton” karena perang AS-Israel terhadap Iran terus mempengaruhi Timur Tengah.

Liga Berlian Doha telah dijadwal ulang dari 8 Mei hingga 19 Juni, tergantung pada situasi keselamatan dan keamanan di wilayah tersebut, kata World Athletics dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

“Demi keselamatan atlet dan penonton, keputusan telah diambil untuk mengadakan pertemuan tersebut,” kata badan pengelola atletik global tersebut, seraya menambahkan bahwa acara tersebut akan dilanjutkan pada tanggal baru “jika kondisi memungkinkan”.

Diamond League mengatakan telah “memantau situasi di Doha” dalam beberapa pekan terakhir dan “bekerja dalam koordinasi yang erat dengan penyelenggara pertemuan, otoritas Qatar dan pemangku kepentingan lainnya”.

Sedangkan Iran dan Amerika menerima waktu dua minggu kesepakatan gencatan senjata – dimediasi oleh Pakistan – Negara-negara Teluk terus mencegat serangan rudal dan drone di wilayah mereka.

Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka mencegat serangan rudal beberapa jam mengumumkan pengumuman gencatan senjata, dan UEA, Kuwait dan Bahrain dilaporkan pemogokan setelah berita gencatan senjata dikonfirmasi.

Penyelenggara mengatakan mereka akan terus memantau perkembangan di Timur Tengah dalam beberapa minggu mendatang untuk mewujudkan “persaingan aman dan terjamin tingkat tertinggi bagi para atlet, media, dan penonton”.

Pertemuan Doha awalnya diadakan di Qatar Sports Club sebagai acara pembuka musim Wanda Diamond League 2026, namun kini akan diadakan di Stadion Internasional Khalifa, sebuah tempat dengan suhu yang diatur dengan ventilasi pendingin udara.

Stadion ini menjadi tuan rumah kejuaraan Atletik Dunia pada tahun 2019 dan merupakan salah satu venue Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar.

Peraih medali emas Olimpiade dari Botswana, Letsile Tebogomenjadi headline event tahun 2025, memenangkan lomba lari 200m, sementara atlet Jamaika Tia Clayton memenangkan lomba lari 100m putri.

Bintang lembing India Neeraj Chopra adalah penonton favorit untuk acara lapangan tetapi finis di belakang Julian Weber dari Jerman.

Chopra, peraih medali emas Olimpiade 2021 dan peraih perak 2024, telah naik podium Liga Berlian Doha sebanyak lima kali.

Tanggal baru Doha Diamond League akan jatuh di antara Bislett Games di Oslo pada 10 Juni dan Meeting de Paris pada 28 Juni, menjadikan leg kedelapan musim 2026.

Seri ini akan dimulai di Shanghai pada 16 Mei dan berakhir di final Diamond League di Brussels pada 5 September.

  • Related Posts

    Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Tersangka Kasus Andrie Yunus Jumat Besok

    Jakarta – Komnas HAM meminta akses ke TNI untuk bisa melakukan pemeriksaan empat prajurit yang menjadi tersangka kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Komnas HAM berharap bisa…

    Medvedev menderita kekalahan di Monte Carlo oleh Berrettini, Zverev terus berjuang

    Petenis peringkat 10 dunia Daniil Medvedev disingkirkan oleh lawannya yang peringkatnya 80 lebih rendah pada putaran kedua di Monte Carlo Masters. Daniil Medvedev mengalami kekalahan 6-0, 6-0 dari Matteo Berrettini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *