Ukraina dan Rusia masing-masing membunuh tiga warga sipil dalam serangan pesawat tak berawak yang saling membalas

Serangan drone menunjukkan warga sipil di Rusia dan Ukraina, sehari setelah Zelensky memperbarui tawaran gencatan senjata pada Paskah.

Sebuah pesawat tak berawak Ukraina telah menghancurkan tiga warga sipil di wilayah Vladimir Rusia, sementara sebuah pesawat tak berawak Rusia menabrak sebuah bus kota di wilayah Dnipropetrovsk Ukraina, juga menghapus tiga warga sipil, dalam serangan balasan.

Drone mengebom sebuah bangunan tempat tinggal di distrik Alexandrovsky di ⁠barat ⁠wilayah Vladimir ⁠, kata Gubernur Alexander Avdeev pada hari Selasa.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Sepasang suami istri dan putra mereka yang berusia 12 tahun tewas dalam serangan itu, sementara putri mereka yang berusia lima tahun dirawat di rumah sakit karena luka bakar, kata pejabat setempat.

Sementara itu, sebuah pesawat tak berawak Rusia menabrak bus kota di Dnipropetrovsk pada hari Selasa, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 12 lainnya, kata para pejabat Ukraina.

Gubernur Daerah Oleksandr Hanzha mengatakan serangan itu terjadi di pusat Nikopol, sebuah kota di tepi kanan sungai Dnipro.

“Ini bukan serangan acak,” kata Hanzha dalam pernyataannya di Telegram.

Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko mengatakan serangan itu terjadi pada pagi hari, dan tim penyelamat bekerja di lokasi kejadian.

“Bersama tenaga medis berhasil membebaskan dan menyelamatkan tujuh orang,” ujarnya.

Serangan-serangan itu terjadi sehari setelah Kyiv melancarkan serangan besar-besaran serangan terhadap fasilitas ekspor Laut Hitam Rusiadalam konflik yang terjadi dalam satu bulan terakhir yang menyebabkan Ukraina meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia.

Juga pada hari Selasa, di wilayah Voronezh Rusia, seorang pria menderita luka bakar setelah sebuah drone jatuh ke atap sebuah gudang, kantor Interfax melaporkan, mengutip Gubernur Alexander Gusev. Akibatnya, empat rumah rusak.

Sementara itu, angkatan udara Ukraina mengatakan pertahanan udaranya menembak jatuh 77 dari 111 drone yang diluncurkan Rusia semalam.

Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan 45 drone Ukraina dicegat semalam, termasuk 19 di wilayah barat laut Leningrad.

Pada hari Senin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dia mendukung proposal yang dibuat ke Rusia untuk gencatan senjata yang bergantung pada Moskow untuk menghentikan semua serangan terhadap infrastruktur energi.

“Jika Rusia siap menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi kami, kami akan membalasnya dengan cara yang sama,” kata Zelenskyy dalam pidato malamnya, setelah sebelumnya menawarkan diri untuk melakukan hal yang sama. mengamati gencatan senjata untuk Paskah minggu lalu, hari libur dirayakan oleh umat Kristen Ortodoks pada tanggal 12 April di Rusia dan Ukraina.

Namun, setelah serangan semalam di Laut Hitam, Zelenskyy mengatakan Rusia ⁠tampaknya tidak mau menyetujui gencatan senjata pada Paskah.

“Kami telah berulang kali mengusulkan kepada Rusia gencatan senjata setidaknya pada hari Paskah, ⁠waktu khusus dalam setahun,” katanya. “Tetapi bagi mereka, semua waktunya sama. Tidak ada yang sakral.”

Moskow telah bereaksi terhadap usulan Zelenskyy pekan lalu, dengan mengatakan bahwa mereka lebih memilih kesepakatan damai secara keseluruhan.

  • Related Posts

    Kemenbud Gandeng BPS Perkuat Pemajuan Kebudayaan Berbasis Data

    Jakarta – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) terus memperkuat pemajuan kebudayaan berbasis data melalui sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong kebudayaan sebagai engine of growth yang berkontribusi…

    Amnesty: Peradilan Militer Masih Jadi Instrumen Politik

    DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan, peradilan militer di Indonesia hingga kini masih berfungsi sebagai instrumen politik yang melindungi aparat, alih-alih sebagai lembaga penegak hukum yang independen. Peradilan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *