Mampukah Afrika mengatasi guncangan minyak akibat perang Iran?

Negara-negara Afrika berjuang untuk mendapatkan minyak dan gas ketika perang Iran mengganggu pasokan dari Timur Tengah.

Perang di Iran telah menciptakan guncangan energi di Afrika.

Benua ini sangat bergantung pada impor minyak dan gas dari Timur Tengah.

Sebagian besar pasokan tersebut saat ini tertahan di kapal tanker dekat Selat Hormuz yang ditutup.

Negara-negara termasuk Kenya, Ethiopia dan Zambia melaporkan kekurangan pasokan.

Kilang minyak terbesar di Afrika di Nigeria mengolah minyak mentah pada kapasitas maksimum, namun jumlah tersebut masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan benua tersebut.

Selain itu, infrastruktur energi Afrika telah menderita akibat kurangnya investasi selama bertahun-tahun.

Jadi, pilihan apa yang harus diambil pemerintah untuk mengatasi krisis ini?

  • Related Posts

    Bareskrim Ungkap Ragam Modus Penyelewengan BBM-LPG Subsidi Rugikan Negara

    Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri mengungkap berbagai modus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi. Praktik ilegal itu disebut merugikan masyarakat serta keuangan negara. Dirtipidter…

    Kementerian HAM Usul Pembentukan RUU Kebebasan Umat Beragama

    KEMENTERIAN Hak Asasi Manusia mengusulkan pembentukan Rancangan Undang-Undang tentang Kebebasan Umat Beragama guna menjamin keadilan dan kebebasan berekspresi bagi seluruh pemegang keyakinan di Indonesia. Menteri HAM Natalius Pigai mengatakan, instansinya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *