Yogyakarta –
Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta. Muzani membawa salam hormat dari Presiden Prabowo Subianto untuk para tokoh, ulama, dan pimpinan pesantren di Jogja.
“Ya, saya menyampaikan kabar ini kepada beliau bahwa saya akan berkunjung ke Yogyakarta dan beliau menyampaikan salam hormat kepada tokoh-tokoh, para ulama, para pimpinan pondok pesantren yang akan kami kunjungi, termasuk kepada Prof Haedar dan Ibu Haedar,” kata Muzani kepada wartawan di Yogyakarta, Minggu (5/4/2026).
“Saya sampaikan itu kepada Pak Prabowo dan beliau menyampaikan salam hormat itu,” lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kunjungannya, Muzani pertama kali menyambangi kediaman Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Bantul, Yogyakarta. Muzani menyampaikan tujuannya ialah untuk halalbihalal juga membahas situasi geopolitik.
“Ya, hari ini kami bersilaturahmi kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Profesor Haedar Nashir. Pertama, ini masih dalam suasana Idul Fitri, Lebaran, saya belum bertemu beliau dan Ibu Haedar. Hari ini saya berkunjung ke Jogja untuk bersilaturahmi dan menyampaikan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Selain halalbihalal, Muzani menyebut tujuan kedatangannya bertemu dengan Haedar Nashir juga membahas persoalan negara dan situasi geopolitik. Menurutnya, persoalan yang dibahas dapat menyambungkan pikiran dan menyambungkan silaturahmi.
“Kedua, dalam silaturahmi tadi kami banyak bicara tentang persoalan kenegaraan, persoalan situasi geopolitik, dan persoalan-persoalan lain. Saya kira tadi kami cukup banyak berbincang dengan beliau, nyambung pemikiran, nyambung silaturahmi, dan nyambung diskusi tentang beberapa hal penting tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Haedar Nashir mengucapkan terima kasih atas kedatangan Muzani ke kediamannya. Dalam pertemuan itu, ia mengungkapkan adanya pembahasan dalam menghadapi geopolitik.
“Dalam menghadapi geopolitik global itu kami mendiskusikan bahwa modal terkuat kita adalah persatuan. Jadi ketika kita bersatu menghadapi situasi politik global seberat apa pun itu, Indonesia insyaallah akan mampu menghadapinya,” kata Haedar Nashir.
“Kami percaya bahwa Presiden Prabowo dengan semangat konstitusional dan menjaga kedaulatan Indonesia akan membawa Indonesia pada prinsip-prinsip kemerdekaan, keadilan, dan keadaban atau kemanusiaan yang beradab di dalam membawa orientasi politik global, termasuk membela Palestina,” imbuhnya.
(dvp/fas)





