Jakarta –
Heboh ledakan dahsyat menggegerkan warga di perbatasan Sidoarjo-Surabaya yang berasal dari pabrik PT Great Wall Steel atau PT GWS di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Akibat ledakan itu ada 2 orang dilarikan ke rumah sakit yang diduga menjadi korban ledakan saat melakukan aktivitas pemotongan besi dengan mesin las blender.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengungkapkan bahwa kedua korban, yang masing-masing berinisial P dan R, saat ini sudah berada di rumah sakit. Keduanya sudah dievakuasi begitu 20 personel gabungan Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru diterjunkan ke lokasi.
“Personel gabungan Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru 20 orang diturunkan di lokasi kejadian untuk mengamankan TKP. Saat ini tindakan yang sedang dilakukan melakukan pengecekan di TKP, melakukan olah TKP, lalu memeriksa saksi-saksi dan menginventarisir serta mengevakuasi korban,” ujar Abast dilansir detikJatim, Senin (6/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abast menyebutkan, berdasarkan informasi yang telah dihimpun para petugas di lokasi, ledakan itu terjadi akibat aktivitas pemotongan besi dengan las yang dilakukan sejumlah orang di pabrik PT GWS.
“Informasi awal yang kami dapatkan, P (korban) melakukan pemotongan besi dengan menggunakan las blender dan sesaat kemudian besi tersebut meledak dan serpihan mengenai korban R,” ujarnya.
Tidak hanya gabungan petugas dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru, di lokasi saat ini sudah ada Tim Penjinak Bom dari Brimob Polda Jatim. Unit Jibom Sat Brimob Polda Jatim diterjunkan ke lokasi untuk mengecek dugaan laka kerja di PT GWS.
Salah satu warga Rewwin, Sidoarjo, Yanto mengatakan suara ledakan keras itu terjadi secara tiba-tiba dan dia rasakan cukup kuat. Ia mengaku sempat kebingungan mencari sumber suara yang sangat keras itu.
“Iya kedengaran, dari mana ya itu? Kayak mercon bom suaranya. Belum tahu suara apa itu?,” ujar Yanto kepada detikJatim, Senin (6/4).
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/idh)






