Apa Saja Langkah Penghematan di Kementerian Sosial

KEMENTERIAN Sosial menyatakan tidak akan lagi melakukan perjalanan dinas ke luar negeri setelah ada imbauan untuk penghematan energi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan kebijakan itu sudah diputuskan dalam rapat internal Kementerian Sosial.

“Untuk perjalanan ke luar negeri kami nol persen. Jadi, kami sudah tidak menggunakan perjalanan dinas (ke luar negeri) dari anggaran Kementerian Sosial,” kata Saifullah atau Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada Senin, 6 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia mengatakan perjalanan dinas ke luar negeri tetap diizinkan ketika sumber anggaran perjalanan dinas tersebut bukan berasal dari Kementerian Sosial. “Kalau kami diundang dan pembiayaannya ditanggung oleh panitia atau pengundang, maka boleh,” ujar Saifullah.

Selain itu, Kementerian Sosial juga memutuskan untuk membatasi perjalanan dinas dalam negeri. Perkiraan pengurangan kegiatan perjalanan dinas dalam negeri akan mencapai 50 persen sampai 70 persen dari total alokasi anggaran perjalanan dinas kementerian ini di APBN 2026.

Saifullah mengatakan kebijakan penghematan di Kementerian Sosial merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menghemat energi. Instruksi penghematan itu dilakukan karena lonjakan harga minyak dunia akibat peperangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak akhir Februari 2026 hingga saat ini. Harga minyak dunia sudah menembus US$ 100 per barel, jauh di atas asumsi APBN 2026 yang dipatok di angka US$ 70 per barel. 

Menurut Saifullah, mulai saat ini Kementerian Sosial akan memilah perjalanan dinas dalam negeri yang benar-benar penting dan dijadikan prioritas. “Sekarang optimalisasi pelaksanaan rapat, kegiatan dinas dilakukan secara daring,” kata dia.

Upaya lain untuk penghematan energi, kata Saifullah, adalah membatasi penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Kementerian Sosial. “Kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik,” ujarnya.

Kementerian Sosial juga membatasi penggunaan listrik, gas, air, dan lainnya di lingkungan kantor kementerian. Saifullah berharap seluruh pekerja di Kementerian Sosial dapat menggunakan energi di kantor dengan lebih bijak.

  • Related Posts

    Arahan Prabowo, Maruarar Target 324 Rumah di Senen Juni

    MENTERI Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menargetkan proyek pembangunan hunian relokasi bagi warga bantaran rel di kawasan Senen, Jakarta Pusat, rampung dalam dua bulan ke depan. Maruarar berujar, atas…

    Barak PDIP Nilai Politik Luar Negeri Indonesia Bergeser

    KEPALA Badan Riset dan Analisis Kebijakan (Barak) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Andi Widjajanto menilai ada pergeseran kerangka politik luar negeri Indonesia dalam memandang Palestina dan Israel ketika pemerintah memutuskan bergabung…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *