Prabowo Dijadwalkan Hadiri Perayaan Paskah di Manado

MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri perayaan Paskah Nasional 2026. Perayaan itu bakal digelar di Manado, Sulawesi Utara.

Nasaruddin berharap pelaksanaan Paskah Nasional 2026 berjalan lancar. “Puncak perayaan Paskah Nasional 2026 berlangsung di Manado, Sulawesi Utara. Semoga lancar dan sukses. Rencananya akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto,” kata Nasaruddin di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis di laman resmi Kementerian Agama, pada Jumat, 3 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Nasaruddin berujar, Paskah Nasional 2026 di Manado ini bakal menjadi gelaran kebangsaan. Ia pun meminta panitia untuk menyiapkan kegiatan dengan baik dan saksama.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga berharap Perayaan Paskah Nasional 2026 bisa meramu momentum kebersamaan antarumat beragama. “Perayaan Paskah tahun ini harus lebih baik dari setiap tahunnya. Semua umat dapat merasakan perayaan ini,” kata Nasaruddin.

Ketua Panitia Perayaan Paskah Nasional 2026, Recky H. Langie, melaporkan kepada Nasaruddin bahwa Paskah Nasional 2026 di Manado, Sulawesi Utara, ini berlangsung dari 7-9 April 2026.

Puncaknya dijadwalkan pada 8 April 2026 dan dilaksanakan di ruang terbuka. “Kami berharap, Pak Menteri Agama bisa hadir pada acara Paskah 2026,” kata Recky.

Pada pertengahan Maret lalu, Menteri Nasaruddin mengingatkan bahwa sejumlah hari besar keagamaan berlangsung berdekatan bahkan bersamaan pada tahun ini, yakni Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah. Nasaruddin pun mengajak para tokoh agama untuk memperkuat pesan damai, persaudaraan, dan kerukunan kepada masyarakat.

Menurut Nasaruddin, para tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga harmoni dan damai di tengah masyarakat Indonesia yang beragam.“Momentum hari-hari besar keagamaan ini harus menjadi penguat persaudaraan, bukan sebaliknya,” ujar Nasaruddin, Kamis, 12 Maret 2026. 

Ia menerangkan, setiap perayaan keagamaan membawa nilai universal yang mendorong kehidupan sosial yang lebih baik. Nyepi mengajarkan refleksi dan pengendalian diri, Idul Fitri menegaskan nilai saling memaafkan dan mempererat persaudaraan, sedangkan Paskah membawa pesan harapan dan kasih.

  • Related Posts

    Kronologi Mobil Tertemper KRL di Bogor hingga Pengemudi Kabur

    Bogor – Satu unit minibus ringsek tertemper KRL di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor. Kejadian berawal minibus menerobos pembatas jalan pada putaran arah atau U Turn hingga tersangkut…

    Sederet Fakta-fakta Gempa Sulawesi Utara-Maluku Utara

    GEMPA bumi tektonik berkekuatan 7.6 magnitudo dirasakan sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2025 sekira pukul 05.48 pagi WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *