Jakarta –
Tabrakan truk dengan motor di Kalideres, Jakarta Barat, menewaskan penumpang motor berinisial AM (50). Polisi berkoordinasi dengan Polisi Militer (POM) TNI karena diduga truk yang terlibat merupakan salah satu dari iring-iringan TNI.
“Perwakilan dari instansi sudah ada. Kita sekarang sedang melakukan olah TKP,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, kepada wartawan, Jumat (4/4/2026).
“Kita berkoordinasi dengan POM TNI untuk menyelesaikan kasus. Sesuai dengan keterangan saksi, kemudian sesuai dengan bukti CCTV, kita akan koordinasi dulu dengan TNI, kita akan konfirmasi dulu dengan TNI,” ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono belum mendapat informasi terkait keterlibatan truk TNI dalam kecelakaan maut tersebut. Dia akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
“Belum ada info, kita cek,” ujar Donny.
Seperti diketahui, tabrakan melibatkan truk dengan motor di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Kejadian ini mengakibatkan penumpang motor wanita inisial AM (50) tewas.
Kecelakaan terjadi pada Jumat (3/4/2026) pukul 07.30 WIB di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakbar. Mulanya truk melaju dari arah barat menuju timur.
“Setibanya di dekat Pasar Segar, (truk) menabrak sepeda motor Honda nomor polisi B-4833-BWM yang dikendarai K berboncengan dengan AM yang melaju searah di depannya,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, dalam keterangannya, Jumat (3/4).
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi motor inisial K mengalami luka di bagian dahi dan kaki lecet. Sedangkan AM tewas dengan luka di bagian kepala.
(fas/dhn)






