Jasad Bayi Ditemukan Warga Sambas di Masjid, Ada Pesan 'Tolong Dimakamkan'

Jakarta

Penemuan jasad bayi menggegerkan warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam bungkusan plastik kresek hitam itu, terdapat tulisan pesan yang meminta agar bayi itu dimakamkan.

Adapun tulisan itu bertuliskan “Tolong dimakamkan anakku Syalwa!!!”. Pesan tersebut ditemukan bersama sesosok bayi perempuan yang diduga telah meninggal dunia, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

“Bayi ini awalnya ditemukan oleh seorang warga yang hendak menuju masjid untuk menunaikan salat Subuh,” jelas Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko, dilansir detikKalimantan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menceritakan, awalnya bungkusan plastik kresek hitam yang terikat rapat itu ditemukan oleh seorang warga berinisial J saat hendak menuju masjid untuk menunaikan salat Subuh.

Merasa curiga, saksi J kemudian memanggil jamaah lain untuk bersama-sama memeriksa bungkusan tersebut. Saat dibuka, mereka mendapati bayi perempuan yang diduga sudah tidak bernyawa.

Penemuan itu segera dilaporkan ke kepala dusun dan diteruskan ke SPKT Polres Sambas. Petugas dari Polres Sambas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi.

“Petugas sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, dan mengevakuasi korban ke RSUD Sambas,” jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

(azh/azh)

  • Related Posts

    AS menghapus sanksi terhadap Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez

    AS semakin besar pengaruhnya terhadap pemerintah Venezuela setelah menculik mantan Presiden Nicolas Maduro. Amerika Serikat telah mencabut sanksi terhadap Presiden Venezuela untuk sementara waktu Delcy Rodriguezmenyusul penculikan dan pemenjaraan pendahulunya,…

    DPRD DKI Minta Pemprov Segera Ambil Langkah Darurat Penanganan Sampah

    Jakarta – Wakil Ketua (Waka) DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyoroti jebolnya tembok pembatas di Pasar Kramat Jati akibat gunungan sampah hingga jalanan Slipi yang juga dipenuhi sampah. Wibi meminta…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *