Di Korea, Prabowo Bahas Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21

PRESIDEN Prabowo Subianto membahas kelanjutan kerja sama proyek jet tempur KF-21 Boramae alias Korean Fighter Xperiment/Indonesian Fighter Xperiment (KFX/IFX), dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae-myung. Persamuhan itu berlangsung di Gedung Biru atau Istana Kepresidenan Korea Selatan, pada Rabu, 1 April 2026.

“Jadi dalam pertemuan bilateral, salah satu isu yang diangkat memang terkait dengan IFX,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai menghadiri forum Indonesia-Korea Partnership for Resilient Growth, di Seoul, pada Rabu.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Airlangga, Presiden menekankan komitmennya untuk segera mengirim tim ke Korea Selatan sebagai bentuk tindak lanjut kerja sama pengembangan pesawat tempur itu. “Bapak Presiden menyampaikan akan segera mengirim tim, baik itu yang sifatnya technical maupun engineering,” ujar Airlangga.

Korea Selatan menggandeng Indonesia dalam pengembangan jet tempur yang disepakati di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono melalui perjanjian kerja sama pada 2010 silam. Proyek itu kemudian berlanjut di era kekuasaan Joko Widodo, dan masih berlangsung hingga Prabowo mengambil alih pemerintahan.

Total investasi dalam proyek yang diluncurkan pada 2015 ini mencapai 8,1 triliun (setara Rp 95,32 triliun). Dari jumlah itu, Indonesia mulanya menanggung 20 persen atau senilai 1,6 triliun. Sisanya, pemerintah Korea Selatan menanggung 60 persen dan 20 persen lainnya oleh Korea Aerospace Industries (KAI).

Proyek KF-21 sempat tertunda karena penundaan pembayaran dari pihak Indonesia. Pada 2025, Korea Selatan akhirnya sepakat memangkas kontribusi Indonesia menjadi 600 miliar saja.

Airlangga Hartarto berujar, masih ada sejumlah isu teknis yang perlu dibahas, termasuk ihwal spesifikasi pesawat. Selain itu, Indonesia juga berharap adanya skema pembayaran baru. “Tetapi harapannya ini akan diselesaikan dengan dikirimnya tim ke sana,” kata Airlangga.

Sekitar dua pekan sebelum kunjungan kenegaraan Prabowo ke Korea Selatan, kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan rencana ekspor 16 unit jet tempur KF-21 ke Indonesia. Jumlah itu lebih sedikit dari rencana awal sebanyak 48 unit.

  • Related Posts

    NasDem Usul WFH Swasta Tiap Jumat: Bisa Tekan Penggunaan BBM

    Jakarta – Kapoksi NasDem Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago menilai work from home (WFH) swasta dapat menekan konsumsi BBM. Irma mengatakan WFH swasta bisa dilakukan hari Jumat. “Menurut saya,…

    Bertemu Prabowo, Presiden Korsel Singgung Pasokan LNG RI

    PRESIDEN Korea Selatan Lee Jae-myung mengutarakan keinginannya meningkatkan kerja sama pada sektor energi dengan Indonesia, di tengah ketidakpastian global imbas perang Asia Barat. Presiden Lee mengungkapkan ini secara langsung kepada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *