INFO TEMPO – PT Pegadaian menandai usia ke-125 dengan memperkuat komitmen menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan modern melalui aplikasi digital Tring!. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam membangun ekosistem keuangan yang praktis, aman, dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sejak diluncurkan pada 8 Oktober 2025, Tring! by Pegadaian menunjukkan kinerja yang impresif. Dalam waktu kurang dari enam bulan, aplikasi ini telah digunakan oleh lebih dari 5 juta nasabah dengan total lebih dari 25 juta transaksi digital yang mencapai nilai hampir Rp60 triliun hingga kuartal pertama 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Direktur TI & Digital Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, menyatakan bahwa inovasi digital menjadi kunci relevansi perusahaan di tengah perubahan zaman. “Aplikasi Tring! bukan sekadar platform digital, melainkan komitmen kami untuk terus relevan bagi setiap generasi dan memastikan bahwa solusi keuangan terbaik kini berada dalam genggaman seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Pemanfaatan layanan digital juga terus meningkat signifikan. Sepanjang kuartal pertama 2026, lebih dari 4 juta nasabah aktif bertransaksi melalui Tring! dengan total transaksi melampaui 15 juta, atau melonjak 215 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan nasabah aktif tercatat mencapai 183 persen secara tahunan.
Sebagai pemimpin pasar di sektor gadai dan emas, Pegadaian menjadikan fitur layanan emas digital sebagai salah satu unggulan utama. Pada periode Januari hingga Maret 2026, Top Up Tabungan Emas mencapai lebih dari 3,3 ton, disusul pembukaan Mulia Ultimate Konvensional sebesar 500 kilogram, serta Tabungan Emas Rencana sebesar 205 kilogram. Capaian ini semakin menegaskan posisi emas sebagai produk andalan dalam ekosistem digital Pegadaian.
Transformasi digital tersebut turut memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hingga akhir kuartal pertama 2026, Outstanding Loan (OSL) melalui Tring! telah mencapai Rp4,3 triliun, mencerminkan pergeseran perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan kanal digital untuk kebutuhan pembiayaan.
“Pengembangan Tring! merupakan langkah strategis dalam merespons perubahan perilaku konsumen yang kian mengandalkan teknologi. Dengan ekosistem yang terus berkembang, Pegadaian berupaya memastikan akses layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat kapan saja dan di mana saja,” tambah Yos.
Memasuki usia ke-125, Pegadaian menegaskan tidak hanya bertahan, tetapi terus berinovasi. Melalui penguatan fitur dan layanan di aplikasi Tring!, perusahaan optimistis dapat meningkatkan kontribusi transaksi digital sekaligus memperkuat perannya dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.(*)






