Jakarta –
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memperkuat langkah-langkah pengamanan stok pangan imbas situasi global yang memanas, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah. Khoirudin menyebut eskalasi di Timur Tengah, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz, sudah mulai berdampak ke negara-negara sekitar Asia Tenggara.
Hal itu ia sampaikan dalam acara halal bi halal bersama jajaran eksekutif dan legislatif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026). Ia meminta Jakarta sebagai kota dengan populasi padat harus bersiap sejak dini.
“Di situasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja, konflik di Timur Tengah, penutupan Selat Hormuz yang telah berdampak kepada tetangga negara kita, tentu kita harus bersiap-siap terutama ketahanan pangan,” kata Khoirudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih, kata Khoirudin, Jakarta tidak memiliki lahan produksi pangan seperti sawah atau kebun sayur-mayur sehingga ketergantungan pada distribusi dari luar daerah sangat tinggi. Dengan jumlah penduduk harian yang mencapai 11,8 juta jiwa, menurutnya, Jakarta wajib memastikan pasokan aman dan stabil.
“Jakarta tidak punya sawah, tidak ada tanaman padi, sayur-mayur, atau bahan kebutuhan pokok. Kita harus menyiapkan semuanya agar warga tidak panik saat dampak Timur Tengah melanda Indonesia,” jelasnya.
Khoirudin meminta Komisi B DPRD DKI bekerja bersama Pemprov untuk memastikan seluruh jalur pasokan, cadangan pangan, dan skema distribusi berjalan aman. Ia menekankan bahwa stabilitas harga juga harus terus dijaga agar gejolak global tidak memicu keresahan publik.
“Kami berharap Komisi B bersama Pemprov mengawal ketahanan pangan untuk 11,6 juta penduduk Jakarta. Ketika ada gejolak, warga harus tetap tenang,” katanya.
Selain isu pangan, Khoirudin menyebut harmoni antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting menghadapi tantangan global. Menurutnya, kerja sama yang terjalin baik selama ini harus dijaga agar pelayanan kepada warga semakin optimal.
“Ini harmoni yang insyaallah terus kita jaga demi memberikan layanan terbaik bagi warga Jakarta,” tuturnya.
(bel/eva)





