Total Kupon yang Dibagikan di Pasar Murah Monas Rp 50 Miliar

PEMERINTAH membagikan kupon kepada para pengunjung pasar murah di Monumen Nasional atau Monas. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 itu digelar oleh Istana Kepresidenan atas perintah Presiden Prabowo Subianto.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Teddy, pemerintah menyiapkan 100 ribu lembar voucer untuk dibagikan ke pengunjung. “Satu kupon itu (nilainya) Rp 500 ribu,” kata Teddy dalam keterangan tertulis pada Sabtu malam, 28 Maret 2026.

Kupon itu, kata Teddy, bisa digunakan untuk mengambil sembako dan membeli dagangan usaha mikro, kecil, dan menengah di pasar murah. “Jadi untuk tadi satu kupon Rp 500 ribu, Rp 300 ribunya itu berupa sembako, kemudian Rp 200 ribunya itu bisa dibelikan barang-barang yang dari UMKM, pedagang-pedagang kecil,” tuturnya.

Pasar murah tersebut berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 16.00-21.00 WIB. Menurut Teddy, kepolisian melaporkan bahwa ada sekitar 100 ribu orang saat awal pembukaan pasar murah. Semakin malam, kata Teddy, pasar murah itu semakin ramai. “Makin lama, makin ramai, mungkin 200 ribu (orang),” ucap Teddy.

Teddy mengatakan, pemerintah membuka peluang untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan ke depannya. Seskab Teddy berujar kegiatan ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. “Ini pertama kali, tentunya pasti Bapak Presiden ingin yang terbaik, ya pasti akan rutin gitu ya,” tuturnya.

Presiden Prabowo sebelumnya memerintahkan jajarannya menggelar kegiatan pasar murah untuk warga Jakarta. Acara yang diisi bazar, hadiah undian, hingga hiburan rakyat, itu dihelat di kawasan Silang Monumen Nasional, Sabtu, 28 Maret 2026.

“Masih dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri, atas instruksi Presiden Prabowo, nanti sore bertempat di halaman Monumen Nasional (Monas), Istana kembali akan menyambut warga,“ kata akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Menurut Sekretariat Kabinet, kegiatan pasar murah ini ditujukan bagi warga Ibu Kota, baik yang tidak mudik maupun yang sudah kembali ke Jakarta seusai libur Lebaran. 

Adapun Sekretariat Kabinet menceritakan, perintah Prabowo untuk mengadakan kegiatan ini berawal dari antusiasme masyarakat saat Hari Lebaran pekan lalu di Istana Kepresidenan. “Bapak Presiden ingin sebanyak-banyaknya rakyat dapat berbagi kebahagiaan Lebaran dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan,“ tuturnya. 

Istana Kepresidenan menyiapkan 100 ribu kupon belanja barang dan sembako gratis senilai Rp 500 ribu. Lalu, ada pula 300 ribu porsi makanan gratis yang disiapkan 800 pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kaki lima.

Bazar untuk rakyat ini melibatkan para pedagang Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, dan berbagai pasar lainnya di Jakarta. Selain itu, kegiatan ini menyiapkan bermacam hadiah melalui sistem undian atau door prize. Hadiah yang disediakan meliputi 1.000 unit sepeda dan 100 unit motor listrik.

Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Berbagai Daerah yang Minta ASN Bersepeda ke Kantor

  • Related Posts

    Kerja Maksimal Meski Terhimpit Fiskal

    INFO TEMPO – Terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi tantangan bagi…

    Pasar Murah di Monas Berpeluang Jadi Agenda Rutin

    PEMERINTAH tidak menutup kemungkinan menjadikan kegiatan pasar murah untuk warga Jakarta yang digelar di kawasan Monumen Nasional sebagai agenda rutin. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan acara yang diisi bazar,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *