Jakarta –
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memanfaatkan momentum silaturahmi Lebaran dengan menikmati suasana malam di kawasan Payung Madinah, Alun-Alun, Kota Pasuruan Sabtu (28/3), malam.
Dari lantai dua sebuah kafe di sekitar Masjid Jami Kota Pasuruan, Gus Ipul tampak duduk santai bersama Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Mereka menikmati panorama Payung Madinah yang menjadi ikon kota Pasuruan, sekaligus suasana alun-alun yang semakin tertata rapi. Gus Ipul juga tampak berjalan di bawah payung Madinah sambil berdiskusi dengan Adi Wibowo.
Adapun Payung Madinah dan penataan kawasan alun-alun sendiri merupakan salah satu warisan pembangunan saat Gus Ipul menjabat sebagai Wali Kota Pasuruan beberapa waktu lalu. Gus Ipul mengaku bahagia melihat perkembangan kota yang pernah dipimpinnya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa bertemu dengan Mas Adi Wibowo, Wali Kota Pasuruan. Saya gembira, bahagia. Kota Pasuruan semakin indah dan semakin baik,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Ia menuturkan suasana di sekitar Payung Madinah yang berada di depan Masjid Jami Kota Pasuruan mencerminkan kemajuan kota yang terus berkembang.
“Di depan Masjid Jami, yang punya sejarah panjang, ada alun-alun. Di belakangnya ada makam KH Abdul Hamid. Ini menjadi satu kawasan yang sangat bermakna,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang semakin baik harus diiringi dengan peningkatan kebersihan dan ketertiban masyarakat. Ia berharap berbagai sudut kota dapat menjadi ruang publik yang nyaman bagi siapa pun.
“Yang saya lihat hari ini adalah cerminan masa depan Kota Pasuruan. Infrastrukturnya makin bagus, kotanya makin bersih, masyarakatnya makin tertib. Sudut-sudut kota menjadi tempat yang nyaman untuk semua,” ujarnya.
Gus Ipul juga menyinggung sejumlah ikon lain di Kota Pasuruan, termasuk kawasan Krampyangan yang memiliki masjid bergaya khas.
“Di Krampyangan ada Masjid Mekah khas Kota Pasuruan. Ini hasil kolaborasi banyak pihak untuk menghadirkan nuansa religius sekaligus estetika kota,” tambahnya.
Sementara itu, Adi Wibowo menyebut keberadaan Payung Madinah dan penataan alun-alun merupakan bagian dari legacy kepemimpinan Gus Ipul.
“Ini salah satu legacy Gus Ipul saat menjadi Wali Kota Pasuruan. Alhamdulillah beliau masih memantau perkembangan kota. Insya Allah kami terus saling mendukung untuk masa depan Kota Pasuruan yang lebih baik,” ungkapnya.
(akn/ega)





