Diduga Ngantuk, Pemotor Ayah dan Anak Terperosok ke Parit di Puncak Bogor

Bogor

Pengendara motor terperosok ke parit sedalam 10 meter usai menabrak jembatan besi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengantuk.

“Kecelakaan tunggal pengendara motor, korban dua orang mengalami luka ringan. Betul, terperosok ke parit,” kata Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ioda Ares Rachman, Minggu (29/3/2026).

Ares mengatakan, peristiwa terjadi ketika pemotor inisial MS (40) yang berboncengan dengan anaknya, QR (15) sedang melaju dari arah Puncak menuju Jakarta. MS diduga mengantuk ketika berkendara sehingga oleng dan menabrak besi jembatan hingga berujung terperosok ke parit sedalam 10 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pada saat di tempat kejadian perkara (TKP), pengendara sepeda motor hilang konsentrasi karena mengantuk. Kemudian bergerak ke kiri jalan menabrak besi pembatas jembatan bengkel, lalu terperosok ke dalam parit sedalam kurang lebih 10 meter,” kata Ares.

Polisi yang mendapat laporan warga, kata Ares, langsung ke lokasi dan mengevakuasi kedua korban. Akibat kecelakaan tersebut, MS dan QR mengalami luka lebam di bahu dan tangannya.

“Korban MS mengalami memar dan lebam di bahu serta kedua tangan. Korban QR mengalami memar dan lebam di tangan sebelah kanan. Kedua korban dibawa ke RSUD KH Idham Chalid Ciawi,” pungkas Ares.

(sol/ygs)

  • Related Posts

    Polisi Israel memblokir kardinal Katolik dari Makam Suci pada Minggu Palma

    Sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran, Israel telah menutup tempat-tempat suci di Yerusalem karena alasan keamanan. Polisi Israel telah mencegah Kardinal Pierbattista Pizzaballa, patriark Latin Yerusalem, memasuki Gereja…

    Pemakaman diadakan untuk jurnalis Lebanon yang tewas dalam serangan Israel

    Umpan Berita Ratusan orang berkumpul di pinggiran selatan Beirut untuk menghadiri pemakaman tiga jurnalis Lebanon, Ali Shoeib, Fatima Ftouni dan saudara juru kameranya Mohammed. Semuanya terbunuh dalam serangan Israel terhadap…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *