5 Jam Berlalu, Kebakaran Pabrik Terpal di Bogor Belum Padam

Bogor

Kebakaran hebat yang melanda pabrik pembuatan terpal di Jalan Jampang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, belum padam hingga malam ini. Sebanyak 50 personil dan 10 unit pemadam kebakaran (damkar) masih melakukan penanganan di lokasi.

“Masih ada api, tapi sudah bisa dikendalikan dan diisolasi,” kata Kepala Dinas Damkar Yudi Santosa ketika dihubungi, Minggu (29/3/2026) pukul 20.15 WIB.

Yudi mengatakan, banyaknya bahan yang mudah terbakar dan bertumpuk mengakibatkan api terus membesar dan sulit dipadamkan. Hingga saat ini, sebanyak 50 personil dan 10 unit damkar, dibantu anggota TNI dan Polri masih melakukan penanganan di lokasi. Kebakaran terjadi sejak pukul 15.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Unit yang di lokasi 10 unit pemadam, 1 unit SCBA mobile, 2 unit rescue dan beberapa ambulance dari relawan. Anggota damkar sudah di lokasi 50 orang, belum termasuk relwan, TNI, Polri/Brimob,” kata Yudi.

“Cuaca saat ini hujan gerimis. (Kendala) bahan terpal dan kardus sangat mudah terbakar,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pabrik pembuatan terpal terbakar di Jalan Jampang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Tim pemadam kebakaran (damkar) meluncur ke lokasi.

“Betul, objek yang terbakar pabrik terpal. Lokasi kebakaran di sekitar Setu Wanaherang, Gunung Putri. Anggota sudah di lokasi, masih penanganan,” kata Komandan Sektor (Dansek) Pemadam Kebakaran Gunung Putri Hendra ketika dimintai konfirmasi.

(sol/ygs)

  • Related Posts

    H+5 Arus Balik, Posko Kesehatan di PLBN Skouw Tetap Siaga hingga Akhir Maret

    Jakarta – Memasuki H+5 arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas perlintasan orang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) mulai menunjukkan tren…

    Diduga Ngantuk, Pemotor Ayah dan Anak Terperosok ke Parit di Puncak Bogor

    Bogor – Pengendara motor terperosok ke parit sedalam 10 meter usai menabrak jembatan besi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengantuk. “Kecelakaan tunggal pengendara motor,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *