PENJELAS
Perang AS dan Israel terhadap Iran semakin intensif, ketika Trump kembali mengklaim para pemimpin Iran ingin ‘membuat kesepakatan’.
Amerika Serikat dan Israel perang terhadap Iran terus berlanjutdengan koresponden Al Jazeera di Teheran melaporkan bahwa serangan “meningkat dalam jumlah dan intensitas” di tengah klaim yang saling bertentangan mengenai apakah negosiasi sedang berlangsung.
Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan sedang berlangsung, namun Iran menolak perundingan tersebut, dengan mengatakan akan terus “melawan” agresi AS.
Pada hari Kamis, Iran melancarkan serangan balasan ke Israel dan beberapa negara Teluk, ketika konflik Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, dan harga energi dan pangan global terus meningkat.
Di Iran
- Serangan semakin intensif: Serangan AS-Israel terhadap Iran “meningkat dalam jumlah dan intensitas”, menurut koresponden Al Jazeera, dan Israel mengumumkan serangan besar-besaran di Isfahan tengah. Bersamaan dengan pasukan AS, Israel juga melancarkan “gelombang serangan ekstensif” di Iran.
- Korban sipil dilaporkan: Media Iran melaporkan bahwa dua remaja laki-laki tewas dalam serangan AS-Israel baru-baru ini di daerah pemukiman di sebuah desa di wilayah Shiraz.
- Pembicaraan Iran: Presiden AS Donald Trump lanskap bahwa Iran sedang mengambil bagian dalam pembicaraan damai.
- Iran memilih ‘perlawanan’: Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Teheran akan melanjutkan “perlawanan” dan tidak bermaksud untuk bernegosiasi.
- AS menargetkan kapasitas rudal: AS telah menyerang dua pertiga fasilitas produksi rudal dan drone Iran, kata seorang pejabat tinggi.
- Ancaman pulau terhadap Iran: Teheran memperingatkan musuh mungkin mencoba menduduki salah satu pulaunya dengan dukungan dari negara regional yang tidak disebutkan namanya.
- Pengaruh Iran: Jane Foley, seorang analis dari Rabobank, mencatat bahwa Teheran dalam perundingan membuat keputusan berada di posisi tangan mereka. Karena Selat Hormuz yang penting masih tertutup secara efektif, ia berpendapat bahwa Iran mempunyai kekuatan untuk mendikte syarat-syarat penyelesaian apa pun.
- Peraturan tol baru: Parlemen Iran sedang mempersiapkan rancangan undang-undang yang akan mengamanatkan pengumpulan tol dan bea dari kapal dan kapal tanker yang transit di Selat Hormuz, yang memperlakukan jalur udara tersebut seperti koridor transit standar.
Di Teluk
- Plot Hizbullah terungkap di Kuwait: Pihak berwenang menangkap enam orang yang diperkirakan terkait dengan Hizbullah, yang bermaksud merencanakan pembunuhan di negara Teluk tersebut, kata Kementerian Dalam Negeri.
- Arab Saudi: Kementerian Pertahanan Arab Saudi pada Kamis pagi mengumumkan intersepsi dan mengunggah sebuah drone di Provinsi Timur. Sistem perlindungan udaranya mencegat dan menghancurkan setidaknya dua lusin drone yang menargetkan Provinsi Timur, rumah bagi sebagian besar fasilitas minyak kerajaan, pada hari Rabu.
- Bahrain: Kebakaran terjadi di sebuah fasilitas di Kegubernuran Muharraq karena apa yang digambarkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai “agresi Iran”.
- Uni Emirat Arab: Kementerian Pertahanan UEA mengatakan pada hari Kamis bahwa sistem pertahanan udaranya telah secara aktif merespons dan mencegat rudal dan drone yang masuk dari Iran.
Di AS
- Trump mengatakan Iran menginginkan kesepakatan: Trump kembali mengklaim para pemimpin Iran “sangat ingin membuat kesepakatan” tetapi takut untuk menyatakan “karena mereka mengira mereka akan dibunuh oleh rakyatnya sendiri”.
- Trump mengancam ‘neraka’ jika tidak ada kesepakatan: Trump siap untuk “melepaskan neraka” terhadap Iran jika Teheran tidak menerima kesepakatan untuk mengakhiri perang, Gedung Putih diperingatkan pada hari Rabu.
- Strategi sikap: Jason Campbell, mantan pejabat Pentagon, mengatakan ancaman AS untuk “memukul Iran lebih keras” lebih merupakan isyarat dari peningkatan serangan.
- Ketidakjelasan yang diharapkan: Campbell mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Trump sengaja menghilangkan rincian spesifiknya karena dia ingin rezim Iran percaya bahwa AS sepenuhnya mampu dan bersedia melakukan serangan yang lebih keras ini.
Di Israel
- Salvo rudal: Tentara Israel pada Kamis pagi mengatakan mereka telah mendeteksi gelombang rudal dari Iran menuju negara itu, salvo kedua dalam waktu kurang dari 30 menit.
- Roket dan rudal yang menargetkan Israel: Rudal Iran terus menargetkan Israel tengah dan utara. Selain itu, Hizbullah telah menembakkan roket ke wilayah Galilea Barat.
Di Irak, Lebanon
- Teluk mengeluarkan permintaan Irak: Negara-negara Teluk dan Yordania telah mendesak Irak untuk menghentikan serangan kelompok bersenjata pro-Iran dari wilayahnya.
- Bentrokan darat dengan Hizbullah: Pasukan Israel telah melintasi perbatasan ke wilayah Lebanon dan secara aktif terlibat dalam pertempuran darat. Hizbullah mengatakan para pejuangnya terus bentrok dengan pasukan Israel yang menyerang di Lebanon selatan.
- Mempertahankan tanah Lebanon: Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qasim menyatakan bahwa kelompok tersebut sekarang bertekad melawan AS dan Israel dan akan melakukan apa pun untuk mempertahankan wilayah Lebanon.
Pasar minyak dan makanan
- Harga minyak naik: Harga minyak naik lebih tinggi di tengah memudarnya harapan deeskalasi perang Iran menyusul persetujuan Teheran bahwa pembicaraan dengan AS sedang berlangsung.
- Guncangan pasokan pangan: Antony Currie, kolumnis Breakingviews, memperingatkan bahwa perang Iran kemungkinan akan berdampak lebih buruk terhadap keamanan pangan global dibandingkan invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.






