Serangan balasan dari Rusia dan Ukraina memutus aliran listrik bagi lebih dari setengah juta orang

Sekitar 450,000 orang tanpa listrik di wilayah Belgorod, sementara listrik padam untuk 150,000 konsumen di Chernihiv.

Rusia dan Ukraina saling menyerang fasilitas energi masing-masing dalam serangan balasan, menyebabkan ratusan ribu orang kehilangan aliran listrik, kata pejabat dari kedua negara, seiring perhatian dunia beralih ke perang AS-Israel melawan Iran.

Hampir setengah juta orang tidak mendapat aliran listrik di wilayah Belgorod Rusia, sementara 150.000 konsumen di kota Chernihiv dan sekitarnya tidak mendapat aliran listrik pada hari Rabu.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Perusahaan distribusi listrik di wilayah ⁠Chernihiv di utara Ukraina mengatakan pada hari Rabu bahwa fasilitas energi rusak dan perbaikan pekerjaan ⁠akan segera dimulai setelah situasi keamanan memungkinkan.

Gubernur Belgorod Vyacheslav Gladkov mengatakan pemadaman listrik berdampak pada sekitar 450.000 orang di beberapa distrik, termasuk ibu kota regional Belgorod, dan banyak warga juga menghadapi gangguan pada pemanas dan pasokan udara. Suhu di Belgorod berkisar sekitar 0C (32F).

Gladkov mengatakan pekerjaan perbaikan telah dimulai, namun memerlukan waktu beberapa hari untuk menyelesaikannya.

Belgorod, yang terletak sekitar 40⁠km (25 mil) dari perbatasan dengan Ukraina, sering menjadi sasaran serangan drone dan rudal Ukraina dalam empat tahun sejak ‌Rusia ‌menginvasi tetangganya.

Di Odesa, wilayah selatan Ukraina, ⁠serangan Rusia ⁠pada Selasa malam mengalahkan ⁠satu orang dan melukai lainnya, kata layanan darurat.

Serangan tersebut merusak sebuah rumah pribadi, memicu kebakaran, dan menyebabkan kerusakan pada enam bangunan di perkebunan. Foto-foto yang diposting di Telegram oleh ⁠layanan darurat menunjukkan ⁠petugas pemadaman kebakaran ⁠api di sebuah bangunan yang hancur sebagian.

Sementara itu, di Rusia, para pejabat mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan pesawat tak berawak Ukraina yang menargetkan pusat ekspor minyak utama memicu kebakaran di pelabuhan Ust-Luga di Laut Baltik.

Alexander Drozdenko, gubernur wilayah Leningrad Rusia, mengatakan api telah berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Ukraina punya meningkatkan serangan drone terhadap kilang minyak Rusia dan rute ekspor selama beberapa minggu terakhir dalam upaya meningkatkan ekonomi perang Rusia.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, 389 drone Ukraina ditembak jatuh di seluruh negeri dalam semalam, termasuk di wilayah Moskow.

Sementara itu, Latvia, salah satu anggota NATO, mengatakan ‌sebuah drone ⁠dari negara tetangganya, Rusia, jatuh di negara tersebut.

Serangan Rusia atau kesalahan perhitungan yang melibatkan anggota NATO dapat mendorong sekutu untuk meminta bantuan saling membela Pasal 5.

  • Related Posts

    Yaqut Selesai Diperiksa KPK Usai Kembali Jadi Tahanan Rutan

    Jakarta – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) telah selesai diperiksa KPK hari ini. Seusai pemeriksaan, Yaqut mengaku sedang sakit. “Alhamdulillah sudah lancar pemeriksaannya. Kalau soal materi, tolong…

    Alasan Pemprov Jatim Tetapkan Rabu sebagai WFH bagi ASN

    PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur menetapkan hari Rabu sebagai pelaksanaan work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN). Penetapan ini merupakan bagaian dari upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *