Apakah serangan di Timur Tengah mendorong krisis energi Asia?

Fasilitas energi di Timur Tengah sedang diserang, termasuk LNG Qatar, sehingga mendorong harga lebih tinggi.

Dalam eskalasi konflik Timur Tengah yang tajam, produksi energi sendiri kini menjadi prioritas utama.

Iran menargetkan fasilitas di seluruh Teluk – termasuk pusat gas alam cair terbesar di dunia di Qatar.

Serangan ini merupakan balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas Iran beberapa jam sebelumnya.

Harga energi melonjak, dan negara-negara mulai dari Asia hingga Eropa menghasilkan pasokan alternatif.

Namun, bagi Asia – pembeli LNG terbesar di dunia – hal ini merupakan guncangan energi yang parah.

Wilayah ini bergantung pada pasokan dari negara-negara Teluk untuk menjaga lampu tetap menyala, pabrik-pabrik tetap beroperasi, dan makanan bagi masyarakatnya.

  • Related Posts

    Perang Melawan Iran: Pasukan Apa yang Dikerahkan AS ke Teluk?

    Hampir empat minggu setelah Operasi Epic Fury, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Washington terlibat dalam negosiasi dengan Teheran – pembicaraan yang dibantah Iran sedang terjadi – sambil mengumpulkan…

    Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras Jalani Operasi Lanjutan di RSCM

    Jakarta – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) melakukan operasi lanjutan kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, korban penyiraman air keras. Tim medis menemukan adanya kondisi iskemia. Menurut siaran pers…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *