Kwarnas Estimasi Biaya Rp 67 Juta bagi Peserta Jambore Dunia

KWARTIR Nasional (Kwarnas) Pramuka mengestimasi biaya Rp67 juta per peserta untuk mengikuti Jambore Dunia 2027 di Gdansk, Polandia. Kwarnas meminta 34 kwartir daerah (Kwarda) mengirim dua Pramuka Penggalang, putra dan putri, ke Jambore Dunia ke-26 di Gdansk, Polandia, 30 Juli–8 Agustus 2027. Para peserta ini akan menjadi kontingen resmi Gerakan Pramuka Indonesia.

Dalam surat edaran tertanggal 10 Februari 2026, Kwarnas merinci estimasi biaya Rp 67,2 juta per peserta. Rincian biaya meliputi fee tuan rumah 3.200 Zloty (mata uang Polandia) atau sekitar Rp 15,36 juta; akomodasi Rp 44,6 juta; perlengkapan kontingen Rp 3,393 juta; pelatihan dan konsumsi Rp 780 ribu; serta biaya visa Rp 3,1 juta.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketentuan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat kerja nasional (rakernas) 2026. Surat edaran tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal Kwarnas, Mayor Jenderal Purnawirawan Bachtiar. Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pengabdian Masyarakat, Lingkungan Hidup, Kehumasan, dan Informatika Mayor Jenderal Purnawirawan Yuniar Ludfi saat dimintai konfirmasi, Selasa, 24 Maret 2026, membenarkan surat edaran tersebut.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri Mayor Jenderal Purnawirawan Toto Siswanto mengatakan, rencana keikutsertaan Indonesia sudah dibahas dalam rakernas pada Januari 2026. Dia menjelaskan, Kwarnas memperhatikan kebijakan pemerintah yang tengah melakukan pemangkasan anggaran. Salah satu efisiensi yang dilakukan Kwarnas adalah tiap Kwarda hanya mengirim perwakilan dua orang ke Jambore Dunia nanti.

Jumlah peserta ini jauh lebih sedikit dari 1.400 orang yang dikirim Kwarnas ke Jambore Dunia sebelumnya di Korea Selatan. “Soal biaya, angka itu semuanya masih estimasi atau perkiraan, belum fix,” ujar Toto, Selasa, 24 Maret 2026.

Toto menjelaskan, biaya per peserta dipengaruhi harga tiket pesawat yang fluktuatif dan biaya pendaftaran yang dipatok dari Polandia sesuai aturan World Organization of the Scout Movement (WOSM). “Untuk kali ini besarannya sekitar 3.200 Zloty, kira-kira Rp 14–15 juta. Itu baru biaya pendaftarannya,” ujar dia.

Selain biaya pendaftaran, estimasi Rp 67 juta juga mencakup tiket pesawat dan akomodasi selama di Polandia. Kwarnas menanggung tim inti berjumlah tujuh orang, termasuk ketua kontingen, kesehatan, logistik, dan dokumentasi. WOSM juga memberikan subsidi bagi sembilan peserta berprestasi untuk meringankan biaya.

Kepastian biaya baru diumumkan Desember 2026 atau Januari 2027, karena Jambore Dunia dijadwalkan Agustus 2027. “Tapi setiap Jambore Dunia minimal dua tahun sebelumnya sudah harus mulai berkegiatan, dari seleksi hingga perhitungan biaya,” kata Toto.

Syarat peserta antara lain berusia 14–16 tahun (kelahiran Agustus 2011–Agustus 2013), telah mencapai tingkatan Pramuka Garuda, anggota aktif, sehat jasmani dan rohani, mampu berbahasa Inggris aktif, sanggup membiayai partisipasi, dan mengikuti tahapan pembentukan kontingen.

Batas akhir pendaftaran ke Kwarnas adalah 31 Maret 2026, penyerahan berkas 1–30 April 2026. Verifikasi dan penetapan struktur kontingen dilakukan Mei 2026, dan pembayaran biaya secara bertahap pada Juni, Agustus, dan Oktober 2026.

  • Related Posts

    Eks Penyidik Sesalkan Gaduh Pengalihan Tahanan Yaqut: Bahaya bagi Citra KPK

    Jakarta – Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menyesalkan kegaduhan terkait pengalihan tahanan rumah mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Yudi menilai citra KPK sudah rusak di mata publik…

    Curi Pengeras Suara hingga 4 Ayam Bangkok, Pria di Bogor Ditangkap

    Jakarta – Polisi menangkap seorang pria berinisial N (48) usai melakukan pencurian di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Pelaku mencuri pengeras suara hingga Ayam Bangkok milik korban. “Dalam kejadian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *