Iran mengatakan akan menyerang lokasi energi di kawasan itu jika AS dan Israel menargetkan pembangkit listrik

Ketua Parlemen Iran memperingatkan negaranya bisa ‘menghancurkan’ infrastruktur penting di seluruh kawasan setelah Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik jika Selat Hormuz tidak dibuka.

Iran mengancam akan menyerang lokasi energi di Timur Tengah setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listriknya jika Teheran tidak membuka Selat Hormuz.

⁠Infrastruktur penting ⁠dan fasilitas energi di kawasan ini dapat ⁠ “hancur secara permanen” jika Iran pembangkit listrik menjadi ⁠target, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan dalam komentar yang diposting di ‌X pada hari Minggu.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

“Segera setelah pembangkit listrik dan infrastruktur di negara kita menjadi sasaran, infrastruktur penting serta infrastruktur energi dan minyak di seluruh wilayah akan dianggap sebagai target yang sah dan akan dihancurkan secara permanen,” tulis Ghalibaf.

Komentar Ghalibaf muncul setelah Trump pada hari Sabtu mengatakan AS akan “melenyapkan” pembangkit listrik Iran jika tidak membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam.

Qalibaf ⁠mengatakan bahwa infrastruktur regional akan ⁠menjadi “target yang sah” jika ⁠fasilitas Iran diserang, dan bahwa tindakan balasannya akan meningkatkan ‌harga minyak “untuk ‌waktu yang lama”.

Sebelumnya, juru bicara angkatan bersenjata Iran mengatakan akan ada serangan balasan terhadap semua fasilitas energi dan desalinasi yang terkait dengan Amerika di wilayah tersebut jika pembangkit listrik Iran terkena dampaknya.

Iran yang efektif memblokade Selat Hormuz sejak AS dan Israel menyerang negara itu pada tanggal 28 Februari, mengatakan jalur air utama sudah terbuka – kecuali untuk AS dan sekutunya.

Selat itu tetap terbuka untuk semua pelayaran kecuali kapal-kapal yang terkait dengan “musuh Iran”, kata perwakilan Iran untuk Organisasi Maritim Internasional seperti dikutip dalam laporan media Iran yang diterbitkan pada hari Minggu.

Penutupan selat tersebut, yang merupakan titik sempit yang membawa sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global, telah menyebabkan krisis minyak terburuk sejak tahun 1970an.

INTERAKTIF - Selat Hormuz - 2 Maret 2026-1772714221

Iran juga membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan beberapa negara Teluk, yang dikatakan menargetkan “aset militer AS”, yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sekaligus mengganggu pasar global dan penerbangan.

Namun perkembangan terakhir ini memberi sinyal bahwa perang di Timur Tengah, yang kini memasuki minggu keempat, bisa bergerak ke arah baru yang berbahaya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu meminta para pemimpin dunia untuk bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Berbicara dari lokasi serangan Iran di kota Arad, Israel selatan, ia mengklaim beberapa negara sudah bergerak ke arah tersebut, dan ia mendesak keterlibatan internasional yang lebih luas.

Netanyahu menuduh Iran menargetkan warga sipil dan mengklaim Iran memiliki kemampuan untuk menyerang sasaran jarak jauh hingga wilayah Eropa.

Sementara itu, sumber diplomatik Turki mengatakan kepada kantor Reuters bahwa ⁠Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengadakan panggilan terpisah dengan ⁠Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, ⁠Menteri Luar Negeri Mesir ⁠Badr Abdelatty, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja ‌Kallas, dan para pejabat AS untuk membahas langkah-langkah untuk mengakhiri ⁠perang.

  • Related Posts

    Ragunan hingga Puncak Tetap Jadi Idaman Libur Lebaran

    Jakarta – Beragam aktivitas dilakukan masyarakat kala libur Lebaran 1447 Hijriah. Salah satunya yakni berkunjung ke tempat wisata. Berdasarkan catatan detikcom, Minggu (22/3/2026), ada beberapa tempat wisata yang jadi idaman…

    Viral Jemaah di Surabaya Ribut Usai Salat Id, Ternyata Ini Penyebabnya

    Jakarta – Keributan antarjemaah usai salat Idulfitri 2026 (Salat Id) di Masjid Kemayoran, Jalan Indrapura, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) viral di media sosial. Jemaah yang terlibat dalam keributan itu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *