Akankah Houthi bergabung dengan Iran dalam perang melawan Israel dan AS?

Kelompok bersenjata Yaman mengatakan semua opsi yang ada di meja perundingan.

Ketika perang AS-Israel melawan Iran berlarut-larut, Ansar Allah Yaman, atau Houthi, tidak ikut serta dalam konflik tersebut.

Tapi itu bisa berubah. Mereka mengatakan mereka merasa prihatin dan bisa mengambil posisi bersama Iran.

Kelompok bersenjata tersebut telah menyerang Israel dan berlayar di Laut Merah dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebuah depan baru terbuka, perdagangan global akan semakin terganggu melalui pintu gerbang maritim lainnya. Pengiriman sebagian besar sudah terhenti di Selat Hormuz, menyebabkan kerugian besar di seluruh dunia.

Jadi, apakah Houthi akan ikut berperang? Dan apa dampaknya bagi wilayah yang bergejolak ini?

Acara Pembawa: James Bays

Tamu:

Farea al-Muslimi – peneliti di program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House

Khaled Batarfi – analis politik yang berharap dalam kebijakan luar negeri Arab Saudi

Rockford Weitz – direktur program Studi Maritim Fletcher di Universitas Tufts

  • Related Posts

    Yaqut Tak Ada di Rutan KPK Diungkap Istri Noel, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

    Jakarta – Masa penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat ini telah beralih menjadi tahanan rumah. Status itu terungkap usai tidak adanya kunjungan keluarga Yaqut ke Rutan KPK saat…

    Terminal Kampung Rambutan Sempat Tergenang karena Luapan Kali Cipinang

    Jakarta – Genangan air sempat terjadi di kawasan Terminal Kampung Rambutan pada kemarin malam akibat luapan Kali Cipinang. Genangan ini tak mengganggu operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *