PRESIDEN Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, diperingati setiap tanggal 1 Syawal yang pada tahun ini ditetapkan oleh pemerintah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Bagi Presiden, momen Idul Fitri menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sesama anak bangsa sebagai satu keluarga besar.
“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air di mana pun engkau berada. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah mempertemukan kita semua dengan hari kemenangan. Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi, keluarga, dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Presiden dikutip dari tayangan resmi Sekretariat Presiden RI di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026 malam, sebagaimana dikonfirmasi Antara pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Mohon maaf lahir batin. Mari manfaatkan momen Idul Fitri ini untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo kemudian mengajak seluruh masyarakat Indonesia, termasuk umat Islam di tanah air yang merayakan Hari Idul Fitri untuk bekerja keras bersama-sama membangun Indonesia. “Marilah terus perkuat kebersamaan sebagai satu keluarga besar bangsa Indonesia. Mari kita bekerja lebih keras saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih kuat,” kata Presiden Prabowo.
Terakhir, Presiden menutup ucapannya dengan doa kepada seluruh rakyat Indonesia. “Semoga Allahu Subhanahu wa ta’ala menerima amal ibadah kita sekalian, dan senantiasa melimpahkan rahmat serta berkahnya kepada bangsa Indonesia,” ujar Presiden.
Dalam rangkaian perayaan Idulfitri, Presiden Prabowo didampingi beberapa pejabat negara menghabiskan waktu malam takbiran di Medan, Sumatera Utara, kemudian pada Sabtu paginya, Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak menuju Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk melaksanakan shalat Id bersama masyarakat.
Pejabat-pejabat yang mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungannya di Sumatera Utara, dan nantinya Aceh, yaitu Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Rombongan pejabat yang telah tiba di Aceh dan akan shalat Id bersama Presiden, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.






