Bingkisan Open House Prabowo: Nastar dan Amplop Isi Uang

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar open house atau gelar griya di Istana Kepresidenan Jakarta pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu, 21 Maret 2026. Istana memberikan bingkisan Lebaran kepada warga yang hadir.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Bambang, pengendara ojek daring, membocorkan isi bingkisan yang dibagikan saat para tamu meninggalkan Istana itu. Bingkisan tersebut berada dalam kantong biru tua. “Ada payung, tumbler, dan kue nastar,” kata dia.

Di dalamnya, Bambang berujar, juga terdapat amplop putih polos berisi uang tunai. “Isinya nopek ceng (dua ratus ribu),” tutur laki-laki yang tinggal di Mangga Besar, Jakarta Barat ini.

Selain mendapat bingkisan, Bambang juga berkesempatan mencicipi berbagai suguhan saat open house di Istana. Dia mencoba hampir semua menu yang tersedia, dari lontong sayur, siomay, opor ayam, rendang, sate madura, bakso solo, hingga es teler dan es campur.

Istana menyiapkan porsi makan untuk sekitar lima ribu orang. Bambang tak melewatkan kesempatan untuk membungkus makanan tersebut. Dia membawa pulang satu plastik penuh berisi makanan dan minuman suguhan Istana. Banyak tamu lain juga membawa pulang makanan dari open house.

Open house di Istana dimulai pada sekitar pukul 13.30 WIB. Bambang bercerita, dirinya sudah mengantre di pagar Kementerian Sekretariat Negara, pintu masuk kompleks Istana, sejak pukul 09.00 WIB. Sebelum pagar dibuka, ribuan orang sudah terlihat menunggu di pinggir jalan.

Dalam gelar griya tahun ini, Presiden Prabowo sempat menyapa tamu-tamu yang hadir. Acara silaturahmi berlangsung dalam tenda besar yang didirikan di taman kompleks Istana Kepresidenan.

Prabowo terlihat tiba di ruang acara pada sekitar pukul 15.00 WIB didampingi putranya, Didit Hediprasetyo. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berkeliling menyalami warga yang hadir.

Namun, tidak semua orang berhasil masuk ke open house Istana karena keterbatasan kapasitas. Gilang Ramadan, warga asal Cempaka Putih, Jakarta Pusat, gagal menuju ruang silaturahmi meski sudah mengantre dari pukul 12.30 WIB.

Gilang bercerita, warga yang tidak dapat mengikuti open house diberikan sembako. Isinya susu kental manis, kotak biskuit Monde, dua pak kopi Kapal Api, teh, satu botol kecap dan saus sambal, sekotak Energen, beras 5 kilogram, serta payung. Mereka juga mendapatkan satu paket makan siang Hoka Hoka Bento.

Gilang, yang saat ini menganggur, mengatakan awalnya tidak tahu ada open house di Istana. “Kebetulan tadi saya lagi duduk di halte, dikasih tahu sama orang. Katanya daripada diam, mending antre di situ (Istana),” ucapnya.

Gilang berujar akan memberi paket sembako yang dia dapat kepada ibunya. “Lumayan saya jadi bisa ngasih ke nyokap,” tutur dia.

  • Related Posts

    Polisi Amankan Salat Id di Bogor, Situasi Aman dan Kondusif

    Jakarta – Polisi menggelar pengamanan di sejumlah masjid saat Salat Id di wilayah Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Pengamanan dilakukan sebelum ibadah digelar. “Di Masjid Babussalam, Kampung Bantarkopo, Desa Bantarjati, sejak…

    Jokowi-Iriana Hadiri Open House Prabowo, Didampingi Kaesang-Erina

    Jakarta – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri open house yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Putra sulung Jokowi sekaligus Ketum PSI Kaesang Pangarep ikut mendampingi.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *