INFO TEMPO – Bagi sebagian orang, mudik mungkin menjadi rutinitas tahunan. Namun bagi sebagian lainnya, perjalanan pulang kampung menyimpan harapan sederhana: bisa tiba dengan aman, tanpa kekhawatiran, dan berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.
Pada tahun 2026, program Mudik Gratis Bersama BUMN yang diinisiasi oleh Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama Danantara kembali hadir untuk memfasilitasi masyarakat. Secara nasional, program ini melayani 116.688 pemudik menuju berbagai wilayah di Indonesia. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) turut ambil bagian dengan memberangkatkan 564 peserta, khususnya masyarakat dan nasabah PNM.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Di antara ratusan peserta tersebut, terdapat kisah Ibu Eka Warni, nasabah PNM Mekaar asal Tangerang. Bagi Ibu Eka, mudik bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan upaya menjaga diri tetap kuat di tengah kondisi kesehatan yang ia hadapi. Ia hidup dengan autoimun Rheumatoid Arthritis (RA), yang membuat perjalanan jauh, terutama menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor, menjadi penuh tantangan.
Keinginan untuk pulang kampung sebenarnya telah lama ia pendam. Terakhir kali Eka mudik adalah dua tahun lalu. Kini, kesempatan itu akhirnya datang dengan cara yang berbeda—lebih aman, lebih nyaman, dan penuh ketenangan berkat program mudik gratis dari PNM.
Sehari-hari, Eka menjalankan usaha rumahan yang tidak hanya membantu perekonomian keluarga, tetapi juga memberdayakan tetangga di sekitarnya. Di tengah keterbatasan, ia tetap berusaha untuk terus produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Saya bersyukur banget bisa ikut mudik gratis bersama PNM. Alhamdulillah kami bisa mudik dengan aman dan nyaman. Saya juga bersyukur bisa usaha dan nambah penghasilan berkat pendampingan dari PNM, terus dapat mudik gratis. Pokoknya Ramadan tahun ini berkah banget bagi saya,” ujar Eka.
Bagi PNM, program mudik ini bukan sekadar memfasilitasi perjalanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para nasabah yang telah berjuang sepanjang tahun.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.
“Program Mudik Gratis Bersama PNM merupakan pelayanan kami untuk masyarakat, khususnya para nasabah, agar dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat untuk bertemu keluarga di kampung halaman. Di balik setiap perjalanan ini, ada cerita perjuangan yang ingin dipertemukan kembali dengan keluarga. Karena itu, kami ingin memastikan perjalanan ini bisa dijalani dengan lebih tenang, bersama saling jaga, hingga selamat sampai tujuan,” ujar Dodot.
Melalui program ini, PNM tidak hanya menghadirkan perjalanan, tetapi juga menghadirkan harapan. Di balik setiap kursi bus, tersimpan cerita tentang rindu yang ingin dituntaskan, keluarga yang menunggu, serta semangat baru yang kembali tumbuh saat sampai di kampung halaman.(*)






