MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di semua daerah akan tetap beroperasi selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang jatuh pada 20-24 Maret 2026.
“Seluruh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, ada hampir 40 rumah sakit, selama liburan panjang ini akan tetap beroperasi untuk semua tindakan emergensi” kata Budi melalui keterangan tertulis dikutip pada Kamis, 19 Maret 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia menekankan seluruh layanan gawat darurat seperti instalasi gawat darurat (IGD), tindakan CT Scan untuk kasus stroke, hingga operasi pendarahan akibat kecelakaan akan tetap siaga selama 24 jam. “Yang sifatnya emergency atau menyelamatkan nyawa itu beroperasi penuh,” kata Budi.
Budi memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas penunjang juga siap untuk menangani kasus-kasus darurat tersebut. Kementerian Kesehatan, kata dia, menyiagakan ribuan fasilitas antara lain 3.292 rumah sakit, 10.300 puskesmas, dan 119.372 Public Safety Center (PSC).
Selain itu, sekitar 2.700 pos pelayanan kesehatan akan diaktifkan di 31 provinsi serta didukung oleh 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan.“Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pelayanan kesehatan yang dilakukan Kemenkes secara nasional untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat,” kata Budi.






