Dari pabrik hingga rak supermarket, perang Iran mengganggu rantai pasokan global.
Yang pertama adalah kejutan energi. Kini, perang Iran berdampak pada hal yang lebih mendasar: Pangan.
Dengan diblokirnya Selat Hormuz, kapal-kapal dialihkan rutenya dan rantai pasokan menjadi tertekan.
Gangguan ini meningkatkan biaya hampir semua hal mulai dari pabrik hingga rak supermarket yang jauhnya ribuan mil.
Semakin lama konflik Iran berlanjut, semakin besar tekanan terhadap dunia usaha dan konsumen di seluruh dunia.
Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa meningkatnya biaya pangan, minyak, dan pengiriman dapat menyebabkan tambahan 45 juta orang mengalami kelaparan akut – menjadikan jumlah total kelaparan global melampaui rekornya yaitu 319 juta orang.






