Kementerian ESDM dan PLN Cek Kesiapan SPKLU Mudik

INFO TEMPO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) melakukan peninjauan langsung terhadap operasional infrastruktur kelistrikan, termasuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), guna memastikan kesiapan layanan selama puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk menjamin perjalanan pemudik pengguna kendaraan listrik tetap aman, nyaman, dan lancar.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, saat meninjau SPKLU di Rest Area KM 379A Batang, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa pasokan listrik nasional berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai. “Dalam rangka siaga kelistrikan Idulfitri 2026, daya mampu nasional sekitar 52 gigawatt dengan beban puncak 35 GW, sehingga masih terdapat cadangan sekitar 17 gigawatt. Kondisi ini sangat aman,” ujarnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain memastikan keandalan pasokan listrik, pemerintah bersama PLN juga terus memperkuat dukungan terhadap pengguna kendaraan listrik melalui perluasan jaringan SPKLU dan peningkatan teknologi pengisian daya. Upaya ini dilakukan agar perjalanan mudik menjadi lebih efisien tanpa kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa berbagai langkah antisipatif telah disiapkan sejak jauh hari, mulai dari sisi pembangkit, transmisi, hingga distribusi listrik. “PLN siap menjaga pasokan listrik termasuk infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tetap andal dan prima bagi masyarakat selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan listrik yang digunakan untuk mudik tahun ini diproyeksikan mencapai lebih dari 23 ribu unit atau meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring peningkatan tersebut, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengisian daya di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik dengan jarak antar lokasi sekitar 22 kilometer. Khusus di jalur utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan Idulfitri tahun lalu.

Guna mengantisipasi antrean panjang, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang siaga di titik-titik strategis exit tol. Lebih dari 5.000 personel turut dikerahkan untuk memastikan seluruh SPKLU beroperasi optimal selama periode mudik.

Tak hanya dari sisi infrastruktur, PLN juga meningkatkan kualitas layanan melalui teknologi pengisian daya yang lebih cepat, mulai dari Fast Charging hingga Ultra Fast Charging, khususnya di lokasi dengan tingkat okupansi tinggi. Selain itu, fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) dalam aplikasi PLN Mobile turut dioptimalkan, termasuk Trip Planner untuk memantau lokasi SPKLU serta AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean secara real time.

Kemudahan transaksi juga ditingkatkan melalui layanan EV-TAP yang kini tersedia di sejumlah SPKLU di rest area jalur Trans Jawa. Dengan sistem pembayaran kartu elektronik, proses pengisian daya menjadi lebih praktis dan fleksibel.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, pemerintah bersama PLN memastikan ekosistem kendaraan listrik semakin andal dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada momen puncak arus mudik Idul Fitri 2026.(*)

  • Related Posts

    Muhammadiyah Siapkan di 103 Titik Lokasi Salat Ied di Solo

    PIMPINAN Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta memastikan pelaksanaan salat Idul Fitri atau salat ied 1447 Hijriah akan diselenggarakan mengikuti keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal berdasarkan Kalender…

    SPPG di Karawang Diserang 2 Orang Bersajam, Diduga Dipicu Utang Pribadi

    Jakarta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karawang Klari Pancawati II diduga diserang dan dirusak oleh dua orang bersenjata tajam. Penyerangan itu disebut dipicu persoalan utang pribadi. Berdasarkan keterangan yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *