DPR Desak UI Investigasi Polemik Seleksi Talent Scouting

WAKIL Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyesalkan polemik pengumuman penerimaan mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) jalur talent scouting. Musababnya, sejumlah peserta yang sempat dinyatakan lulus, tiba-tiba berubah tidak lolos setelah sistem mengalami gangguan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Lalu, ini merupakan permasalahan serius. “Ini sangat mengecewakan dan merugikan calon mahasiswa. Banyak dari mereka sudah menerima ucapan selamat karena dinyatakan lolos, tetapi kemudian statusnya berubah,” kata dia dalam keterangan tertulis dikutip pada Rabu, 18 Maret 2026.

Politikus PKB itu mempertanyakan profesionalitas UI selaku penyelenggara seleksi. Dia menilai bahwa kesalahan teknis pada situs tidak dapat dijadikan alasan perubahan status kelulusan.

“Kalau memang sejak awal sistem bermasalah, seharusnya tidak dilakukan pengumuman. Ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola sistem penerimaan mahasiswa,” kata dia.

Sebagai perguruan tinggi unggulan, kata Lalu, UI seharusnya menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Namun kejadian ini dianggap mencoreng reputasi UI sehingga perlu dievaluasi agar tidak terulang di masa penerimaan mahasiswa mendatang.

Lalu Hadrian mendesak Rektor UI untuk segera melakukan investigasi disertai klarifikasi secara terbuka kepada publik. Selain itu, dia juga meminta UI untuk mengembalikan status lolos seleksi bagi calon mahasiswa yang sebelumnya telah diterima tapi dibatalkan.

 “Jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi ternama seperti UI rusak hanya karena persoalan ini. Hak calon mahasiswa harus dilindungi,” ujar dia. 

Kisruh seleksi jalur talent scouting atau kelas internasional Universitas Indonesia (UI) memicu protes orang tua calon mahasiswa. Salah satu orang tua peserta, WA, mengatakan anaknya sempat dinyatakan diterima saat pengumuman awal yang bisa diakses pada Senin malam, 17 Maret 2026.

Namun, situasi berubah hanya dalam hitungan jam. Sekitar pukul 20.00, sistem disebut mengalami gangguan dan tidak bisa diakses. Ketika kembali normal sekitar pukul 21.30, status kelulusan anaknya berubah menjadi tidak diterima.

“Yang tadinya hijau, tiba-tiba jadi merah. Padahal kami sudah pegang bukti sebelumnya,” ujarnya saat dihubungi pada Rabu, 18 Maret 2026.

WA menuturkan, indikasi masalah sebenarnya sudah muncul sejak masa pendaftaran. Jalur talent scouting ini merupakan jalur undangan dari sekolah, dengan seleksi berbasis dokumen seperti rapor, prestasi, kemampuan bahasa Inggris, serta esai motivasi.

Namun, menurut informasi dari pihak sekolah, sistem pendaftaran sudah mengalami gangguan sejak awal. “Dari awal sudah ada error. Jadi memang sistemnya tidak sepenuhnya bisa diandalkan,” kata dia.

Selain itu, jalur ini juga berbayar dengan biaya pendaftaran sekitar Rp 1,8 juta per peserta. WA menyampaikan kekecewaannya atas buruknya sistem seleksi UI tersebut. 

Terpisah, pihak UI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian tampilan status hasil seleksi pada sistem enrollment talent scouting program sarjana kelas khusus internasional yang terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026.

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro mengungkapkan ketidaksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final.

“Momen ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan, terutama bagi pendaftar yang sempat menerima informasi yang belum sesuai,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 18 Maret 2026.

Untuk itu, lanjut Erwin, para pendaftar yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut bisa mengirimkan pesan melalui e-mail [email protected].

Dinda Shabrina dan Ricky Juliansyah berkontribusi dalam tulisan ini
  • Related Posts

    Waka DPR RI Pantau Arus Mudik di Sejumlah Titik Vital Jabar, Ini Hasilnya

    Jakarta – Wakil Ketua (Waka) DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau kesiapan petugas dalam mengatur arus mudik Lebaran 2026. Peninjauan ini untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelayanan bagi para pemudik…

    Muncul Kemungkinan Pelaku Air Keras ke Aktivis KontraS Lebih dari 4 Orang

    Jakarta – Polisi mengungkapkan terduga pelaku di kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Polisi menyebut kasus penyerangan terhadap Andrie berpotensi melibatkan lebih dari empat orang. Polda…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *