UNIVERSITAS Indonesia (UI) meminta maaf atas ketidaksesuaian tampilan status hasil seleksi pada sistem enrollment Talent Scouting Program Sarjana Kelas Khusus Internasional (S1 KKI) yang terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026.
Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro mengungkapkan ketidaksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Momen ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan, terutama bagi pendaftar yang sempat menerima informasi yang belum sesuai,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 18 Maret 2026.
Untuk itu, lanjut Erwin, para pendaftar yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut bisa mengirimkan pesan melalui e-mail [email protected].
“Saat ini, sistem telah kembali normal dan hasil seleksi Talent Scouting Program S1 KKI yang ditampilkan pada laman enrollment.ui.ac.id merupakan hasil seleksi yang final dan resmi, melalui proses yang adil dan transparan,” kata Erwin.
Erwin menuturkan, pihaknya memahami kekecewaan yang dirasakan para pendaftar dan memastikan bahwa calon mahasiswa yang belum lolos bisa mengikuti jalur penerimaan lain.
“Sehingga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UI tetap terbuka luas,” tutur Erwin.
Selain jalur Talent Scouting, UI juga membuka pendaftaran melalui jalur nasional SNBT (25 Maret-7 April 2026), jalur mandiri meliputi PPKB (15 Mei-19 Juni 2026), Seleksi Jalur Prestasi (4-30 Mei 2026), dan SIMAK Sarjana dan Vokasi (8 Mei-5 Juni 2026).
Selain itu, jalur Kelas Khusus Internasional mencakup SIMAK KKI Gelombang I (2 Maret-2 April 2026), SIMAK KKI Gelombang II (4-30 Mei 2026), dan Global Talent KKI(3-16 Juli 2026).
Ke depan, Erwin menegaskan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan, baik dari sisi teknis maupun komunikasi.
“UI juga berupaya memberikan pendampingan yang lebih dekat dan informatif, sehingga setiap calon mahasiswa dapat menjalani proses seleksi dengan percaya diri dan penuh harapan menuju pendidikan terbaik,” ucap Erwin.






