Jelang Nyepi Besok, Kendaraan Masih Antre di Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang

Jakarta

Kendaraan masih antre di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali dan pelabuhan Ketapang Banyuwangi jelang penutupan saat Hari Suci Nyepi. Lalu lintas kendaraan di dunia pelabuhan itu masih padat.

Dilansir detikBali, Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, akan ditutup total serangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 mulai besok, Kamis (19/3/2026) pukul 05.00 Wita. Namun, hingga H-1 penutupan, arus lalu lintas keluar Bali terpantau masih padat yang didominasi oleh kendaraan pribadi.

Antrean kendaraan hari ini Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 15.30 Wita mencapai wilayah Hutan Cekik Gilimanuk atau sekitar 7 kilometer (km) Pelabuhan Gilimanuk. Walhasil, muncul kekhawatiran banyak pemudik yang akan terjebak Nyepi di Gilimanuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi resmi ASDP, penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk akan dihentikan mulai Kamis (19/3) pukul 05.00 Wita hingga Jumat (20/3) pukul 06.00 Wita. Sementara itu, Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, ditutup lebih awal yakni mulai Rabu (18/3) pukul 17.00 WIB guna mengosongkan pelabuhan bagi pemudik dari arah Bali.

“Siang tadi antrean sudah di Hutan Cekik dan terminal kargo sudah kita fungsikan kembali untuk antrean mobil pribadi. Mudah-mudahan seluruh pemudik bisa menyeberang sebelum Nyepi,” ungkap Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati saat dikonfirmasi detikBali, Rabu (18/3).

Antrean kendaraan pun terjadi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi jelang penutupan. Hal ini dipicu oleh kepadatan arus penyeberangan dari arah Gilimanuk yang masih dipadati oleh pemudik antre menyeberang menuju Ketapang Banyuwangi.

Ratusan kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi dan roda dua, sebagian besar mereka akan merayakan nyepi di pulau bali dan sebagian lagi akan berlibur ke pulau dewata. Para pemudik dan wisatawan ini berburu waktu penutupan yang akan dilakukan pada pukul 17.00 WIB nanti.

Salah satu pemudik, I Wayan Yudi Kristiawan mengaku ingin bisa merayakan Nyepi bersama keluarga di Bali. Ia baru pulang dari Jakarta untuk mudik lantaran menyesuaikan waktu libur yang diberikan oleh pemerintah, tanpa ia duga justru terjebak dalam antrian di Ketapang hingga 5 jam.

“Mau merayakan Nyepi dengan keluarga, tahu kalau di Bali macet tapi saya harus pulang karena mengejar waktu libur yang tidak panjang dan ingin ibadah bersama keluarga juga,” terang I Wayan Yudi, Rabu (18/3).

Baca berita selengkapnya di sini dan di sini.

(rdp/imk)

  • Related Posts

    Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Lagi Jadwalnya!

    Jakarta – Sidang isbat penetapan Lebaran 2026 atau 1 Syawal 1447 H akan dilaksanakan besok hari. Berdasarkan jadwal resmi dari Kementerian Agama (Kemenag), sidang isbat dimulai waktu sore. Mengutip dari…

    Info Arus Mudik Sore Ini: One Way Dilanjutkan hingga Tol Km 459 Salatiga

    Jakarta – Rekayasa one way nasional di arus mudik Lebaran 2026 mulai diterapkan hari ini. Kebijakan itu lalu dilanjutkan dengan one way lokal hingga Km 459 Tol Semarang-Solo. One way…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *