Rencana Penghematan, Prabowo Pastikan Dana MBG Tak Dipotong

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan tidak akan menyentuh anggaran program unggulannya, yaitu makan bergizi gratis (MBG). Prabowo menegaskan sikapnya tersebut dalam wawancara khusus dengan media internasional Bloomberg di kediamannya, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan lalu.

Dalam wawancara itu, Prabowo menjawab kemungkinan penghematan anggaran melalui pemangkasan belanja MBG yang sebelumnya diutarakan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. “Saya tidak akan menyentuh (program) makan gratis,” kata Prabowo, dikutip dari laporan Bloomberg.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kepala Negara mengaku memahami bahwa Menteri Purbaya selaku Bendahara Negara memang bertugas mempertahankan sikap konservatif terkait pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Ia pun tak mempersoalkan Purbaya yang berupaya menyisir anggaran sebagai langkah penghematan. Justru yang menjadi masalah, katanya, jika Bendahara Negara bersikap terlalu longgar dalam mengelola anggaran.

“Tapi, saya yakin, seperti yang saya katakan, kami membelanjakan uang kami dari uang yang bakal hilang karena korupsi,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini memastikan anggaran yang dialokasikan untuk MBG berasal dari langkah penghematan yang sudah dilakukan pemerintahannya. Prabowo mengklaim bahwa dalam beberapa bulan pertamanya menjabat Presiden, ia berhasil “menyelamatkan” anggaran negara sekitar Rp 308 triliun atau setara US$ 18 miliar.

Menurut dia, penghematan itu dilakukan dengan menyelisik satu per satu pos belanja negara. “Mengurangi pemborosan, mengurangi inefisiensi. Dan saya yakin ini akan langsung mengarah ke korupsi,” kata dia.

Prabowo juga mengakui bahwa keputusannya untuk memangkas anggaran belanja negara mendapat banyak penolakan. Namun, ia tetap berkukuh bahwa hasil penghematan itu digunakan untuk membiayai proyek MBG.

“Ada perdebatan besar. Jadi, saya menggunakan semua uang ini untuk program makan gratis saya, dan lain sebagainya. Dan saya yakin ada lebih banyak uang yang disembunyikan dan disia-siakan,” ujar Prabowo.

  • Related Posts

    Disnakertrans Jabar Terima 194 Aduan THR, 157 Perusahaan Diadukan

    Jakarta – Sebanyak 157 perusahaan di Jawa Barat (Jabar) diadukan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026. Beberapa perusahaan diadukan karena tidak membayar THR, sedangkan lainnya tidak membayar THR…

    Penarik Becak di Cirebon Terima Kompensasi Rp 1,4 Juta dari Gubernur Jabar

    Jakarta – Sebanyak 20 penarik becak di Pasar Minggu, Kabupaten Cirebon, menerima kompensasi dari Gubernur Jawa Barat untuk libur bekerja selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H. Taslim, salah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *