KEPALA Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Rafik Hidayat, mengatakan angkutan mudik lebaran di Terminal Jatijajar sudah mengalami peningkatan sejak Sabtu, 14 Maret 2026. Ia memprediksi puncak arus mudik lebaran 1447 Hijriah adalah Rabu besok, 18 Maret 2026.
Rafik mengatakan Sabtu kemarin mulai mengalami peningkatan penumpang sekitar 100 persen. Jumlah penumpang di Terminal Jatijajar satu hari sebelumnya sebanyak 300 orang, kemudian naik menjadi 600-700 orang penumpang pada Sabtu lalu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Total keberangkatan per hari itu sekitar 150 sampai 200 armada. Untuk penumpang kemarin itu di hari Senin ada 1.600 penumpang per hari,” kata dia, Selasa, 17 Maret 2026. “Untuk puncaknya sendiri diprediksi itu pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2026.”
Ia melanjutkan, jika rata-rata penumpang 1.000 orang per hari sejak peningkatan jumlah penumpang pada Jumat, 13 Maret 2026, maka selama lima hari sudah ada 5 ribu pemudik yang berangkat dari Terminal Jatijajar.
“Sepertinya kalau ini ada kenaikan karena memang di tanggal Senin itu sudah sampai 1.600 (penumpang), sehingga puncaknya besok (Rabu). Jadi, kemungkinan masih ada kenaikan penumpang,” katanya.
Melihat peningkatan jumlah penumpang yang signifikan, Rafik memperkirakan pemudik yang bertolak dari Terminal Jatijajar ke kampung halaman akan meningkat sampai 5 persen pada lebaran 2026 dibandingkan tahun lalu.
“Kalau per tahun rata-rata sekitar 18.000 sampai 20.000 orang untuk angkutan lebaran,” katanya. “Kalau kenaikan mungkin sekitar 2 sampai 5 persen.”
Ia mengatakan sebagian perusahaan otobus (PO) sudah mengantisipasi kenaikan penumpang dengan jalan menambah armada. Pengelola terminal masih proses rekap penambagan armada di Terminal Jatijajar. “Kalau saat ini belum kekurangan Armada,” ujarnya.
Rafik menambahkan, tujuan pemudik paling banyak yang berangkat dari Terminal Jatijajar adalah Yogyakarta. Kemudian, Jawa Tengah, dan Purwokerto. “Yogyakarta itu memang tujuan favorit.”






