Remaja Mercedes yang berlinang air mata, Kimi Antonelli, memenangkan F1 pertamanya di Tiongkok

Pemain berusia 19 tahun itu mengubah posisi terdepan menjadi kemenangan bersejarah untuk mengkonsolidasikan cengkeraman Mercedes di awal musim F1.

Kimi Antonelli yang emosional telah memenangkan grand prix Formula Satu untuk pertama kalinya di Tiongkok mengungguli rekan setimnya di Mercedes George Russell dan Lewis Hamilton, yang meraih podium perdananya untuk Ferrari.

Antonelli yang berusia 19 tahun mengubah posisinya sebagai peraih pole termuda dalam sejarah Formula Satu menjadi kemenangan pada hari Minggu setelah kedua McLaren secara dramatis gagal memulai balapan di Shanghai.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

“Terima kasih semuanya. Terima kasih banyak. Kalian membuat saya mencapai salah satu impian saya,” kata Antonelli melalui radio setelah menerima bendera kotak-kotak.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Sejujurnya saya hampir menangis,” katanya dalam wawancara pertamanya sebagai pemenang di depan penonton sirkuit Shanghai sebelum melakukan hal tersebut.

Itu adalah penyelesaian yang menegangkan bagi balapan Italia itu, yang mengunci dan melebar dengan tiga lap tersisa, memotong keunggulannya atas posisi Russell menjadi 7,4 detik dan menyelesaikan dengan keunggulan 5,515.

Pembalap Mercedes Italia yang berada di posisi pertama Kimi Antonelli (2 kiri) merayakan kemenangan bersama pembalap Mercedes asal Inggris George Russell (2 kanan) dan pembalap Ferrari asal Inggris Lewis Hamilton (kanan) usai Grand Prix Formula Satu Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai di Shanghai pada 15 Maret 2026. (Foto oleh JADE GAO / AFP)
Antonelli menyeka air matanya sebelum wawancara di sisi pit setelah memenangkan GP China [Jade Gao/AFP]

Itu adalah permainan satu-dua kedua berturut-turut Mercedes setelah Russell memimpin Antonelli di pertandingan pembuka Australia akhir pekan lalu.

“Saya membuat diri saya sedikit terkena serangan jantung ⁠ menjelang akhir dengan titik datar [on his tyres],” ⁠kata pemenang Italia pertama sejak Giancarlo Fisichella untuk Renault di Malaysia pada tahun 2006. “Balapan yang bagus.”

Kepala Eksekutif Formula Satu Stefano Domenicali, juga orang Italia, memberi selamat kepada Antonelli sebelum perayaan podium dan pemutaran lagu persahabatan Italia.

Pemenang pembalap Mercedes asal Italia Kimi Antonelli (tengah), peringkat kedua pembalap Mercedes asal Inggris George Russell (kiri) dan peringkat ketiga pembalap Ferrari asal Inggris Lewis Hamilton (kanan) merayakan di poidum usai Grand Prix Formula Satu Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai di Shanghai pada 15 Maret 2026. (Foto oleh HECTOR RETAMAL / AFP)
Antonelli, tengah, merayakan di podium bersama Russell yang berada di posisi kedua, kiri, dan Hamilton yang berada di posisi ketiga [Hector Retamal/AFP]

Antonelli sempat kehilangan keunggulan pada awalnya, namun begitu ia kembali unggul, remaja tersebut mengendalikan kecepatannya untuk pulang ke bendera kotak-kotak. Charles Leclerc berada di urutan keempat dengan Ferrari kedua.

Hamilton, seperti yang dilakukannya pada sprint hari Sabtu, mengawali balapan dengan baik dan memimpin saat kedua tim keluar dari putaran pertama.

Leclerc pun meluncur dengan gemilang dan berhasil melewati Russell yang start di posisi kedua.

Empat pembalap terbaik temukan tempat beberapa kali sebelum safety car di lap 11 membawa mereka semua ke pit.

Setelah semuanya reda dan mereka kembali berlomba, Antonelli memimpin Hamilton dengan Leclerc ketiga dan Russell keempat.

Anggota tim Mercedes merayakan saat pembalap Mercedes Italia Kimi Antonelli melintasi garis finis untuk memenangkan Grand Prix Formula Satu Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai di Shanghai pada 15 Maret 2026. (Foto oleh HECTOR RETAMAL / AFP)
Anggota tim Mercedes merayakan saat Antonelli melintasi garis finis [Hector Retamal/AFP]

Pada lap ke-29, Russell telah melewati Ferrari dan naik ke kedua dan berusaha mengejar rekan setim mudanya, yang saat itu unggul lebih dari tujuh detik.

Juara dunia empat kali Max Verstappen melanjutkan awal buruk Red Bull di musim baru ketika dia diminta menghentikan mobilnya pada lap 46.

Juara dunia McLaren, Lando Norris, dan rekan setimnya Oscar Piastri keduanya gagal karena memulai masalah dengan mobil mereka.

Oliver Bearman berada di urutan kelima untuk Haas di depan Pierre Gasly dari Alpine dan Liam Lawson dari Racing Bulls.

Isack Hadjar menduduki posisi kedelapan untuk Red Bull setelah rekan setimnya Verstappen pensiun. Carlos Sainz berada di urutan kesembilan untuk Williams, dan Franco Colapinto akhirnya kembali menambah poin untuk Alpine di urutan ke-10 setelah gagal mencetak gol tahun lalu.

  • Related Posts

    Stafsus Gibran Minta Peredaran Air Keras Diperketat

    STAF Khusus Wakil Presiden, Nico Harjanto, menyatakan bersimpati sekaligus mengecam tindakan penyerangan terhadap Andrie Yunus. Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras itu disiram air keras…

    Beredar Video Pria Depok Meninggal Saat Sujud Salat Tarawih, Ini Sosoknya

    Jakarta – Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria meninggal dunia saat salat tarawih di Masjid Babussalam, Beji, Depok, Jawa Barat. Polisi mengungkapkan bahwa korban meninggal diduga karena sakit. Dari video yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *