Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Antar 2.000 Pemudik Pulang Kampung

Jakarta

Pemerintah Kota Cilegon memberangkatkan 50 bus dalam program Mudik Gratis Penuh Berkah di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Minggu (15/3). Program ini melayani lebih dari 2.000 pemudik yang akan pulang ke berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus hasil kolaborasi dengan berbagai pihak industri.

“Hari ini kita memberangkatkan 50 bus dengan dua ribu lebih pemudik gratis yang telah disediakan oleh Pemkot Cilegon. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh industri, baik BUMN, BUMD, maupun BUMS, yang telah berkontribusi dalam penyediaan bus mudik gratis penuh berkah tahun ini,” ujar Robinsar, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Robinsar juga berharap seluruh peserta mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman serta kembali ke Cilegon dalam keadaan sehat.

“Kami berharap semua pemudik dapat selamat sampai tujuan, bertemu keluarga, dan dapat kembali pulang ke Cilegon dengan sehat wal afiat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Cilegon, Heri Suheri, menjelaskan bahwa pelaksanaan mudik gratis tahun ini mengalami penyesuaian melalui sistem pendaftaran online yang dilengkapi barcode sebagai bukti keberangkatan.

“Tahun ini merupakan penyesuaian bagi masyarakat karena pendaftaran dilakukan secara online, dan tanda bukti untuk naik bus menggunakan barcode. Namun di setiap bus terdapat PIC dari kami yang siap membantu masyarakat,” jelas Heri.

Heri juga mengingatkan para pemudik untuk memperhatikan titik turun serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.

“Kami mengingatkan pemudik untuk tetap mengonfirmasi kepada sopir dan kondektur terkait lokasi turun agar tidak terlewat hingga pemberhentian terakhir. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga barang bawaannya masing-masing agar tidak tertinggal,” katanya.

Salah satu peserta mudik, Wulandari, warga Kelurahan Rawa Arum yang akan menuju Blitar, Jawa Timur, menilai sistem pendaftaran online lebih praktis dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pendaftaran melalui aplikasi secara online lebih efisien dan praktis dibanding offline tahun sebelumnya, serta menghindari antrean panjang seperti tahun kemarin. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang telah memfasilitasi mudik gratis ini karena sangat membantu dalam menghemat biaya,” ungkap Wulandari.

Hal serupa disampaikan Fika, warga Kelurahan Bulakan dengan tujuan Yogyakarta, yang mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam menghadirkan program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program mudik gratis ini. Semoga program ini dapat terus berlanjut dengan armada bus yang lebih banyak agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutur Fika.

(akd/ega)

  • Related Posts

    Jamal Rayyan, wajah pertama Al Jazeera, meninggal pada usia 73 tahun

    Presenter Palestina menyampaikan buletin pertama jaringan tersebut ketika mengudara pada tahun 1996. Presenter Al Jazeera Arab Jamal Rayyan, wajah pertama yang pernah dilihat di saluran tersebut ketika diluncurkan hampir tiga…

    Iran Tolak Dialog Bareng Trump: Tak Ada Pengalaman Baik Bicara dengan AS

    Washington – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut negaranya tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat (AS). Dia membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Teheran menginginkan kesepakatan untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *