Mantan presiden Brasil Bolsonaro yang dipenjara dirawat di rumah sakit karena infeksi paru-paru

Pemimpin sayap kanan tersebut, yang masalah kesehatannya terus-menerus dikaitkan dengan penikaman pada tahun 2018, mendukung anak-anak untuk mencalonkan diri dalam pemilu tahun ini.

Mantan Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaroyang dipenjara karena merencanakan kudeta setelah kalah dalam pemilu terakhir di negara itu, menerima perawatan di unit perawatan intensif setelah dirawat di rumah sakit karena bronkopneumonia.

Rumah sakit DF Star di Brasilia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa pria berusia 70 tahun itu berada dalam kondisi stabil meskipun ia menderita fungsi ginjal yang memburuk.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Rumah sakit menambahkan bahwa belum ada batas waktu untuk keluarnya mantan presiden tersebut.

Bolsonaro, yang memimpin Brasil dari tahun 2019 hingga 2023, dirawat di rumah sakit sehari sebelumnya karena demam tinggi, saturasi oksigen turun, berkeringat, dan berkeringat.

Mantan presiden, yang menjalani hukuman 27 tahun penjara karena merencanakan kudeta, rentan terkena serangan bronkopneumonia, suatu kondisi yang disebabkan oleh bahan lambung yang terhirup ke saluran pernapasan.

Dia ditikam di bagian perut pada kampanye pada tahun 2018 dan sejak itu mengalami masalah kesehatan.

Miliknya pengacara telah meminta bahwa dia diizinkan untuk hidup dalam rumah sakit karena kebutuhannya akan perawatan medis, tetapi kebutuhan Brasil Mahkamah Agung telah menolak petisi tersebut.

Bolsonaro dihukum pada September tahun lalu karena mencoba mengecewakannya pada pemilu 2022 melawan pemimpin sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva, presiden Brasil saat ini.

Tuduhan terhadapnya termasuk memimpin organisasi kriminal bersenjata dan berupaya menghapus supremasi hukum demokratis dengan kekerasan. Bolsonaro membantah melakukan kesalahan.

Penghasut sayap kanan, an sekutu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tetap menjadi tokoh sentral di Brasil meskipun dia dipenjara.

Pada bulan Desember, dia menunjuk salah satu putranya, Senator Flavio Bolsonarosebagai penggantinya yang dipilih untuk menantang Lula dalam pemilihan presiden berikutnya, yang dijadwalkan pada bulan Oktober.

Flavio Bolsonaro mengatakan kepada wartawan di Brasilia bahwa ayahnya berada dalam kondisi “stabil”.

“Sayangnya, kita harus belajar bagaimana menghadapi hal ini. Ini bukan pertama, kedua, atau ketiga saat ayah saya dirawat di rumah sakit karena masalah penikaman itu,” kata calon presiden itu pekan ini.

Serangan penikaman pada tahun 2018 telah menyebabkan Bolsonaro menjalani banyak operasi serta masalah kesehatan lainnya, termasuk cegukan dan muntah-muntah yang terus menerus.

  • Related Posts

    Jelang Lebaran, CFD Depok Ditiadakan 15 dan 22 Maret

    Jakarta – Car free day (CFD) di Kota Depok sementara diliburkan selama dua pekan dalam rangka persiapan dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok,…

    Cara Bupati Jember Irit Anggaran saat Kunjungan Kerja

    BUPATI Jember Muhammad Fawait duduk sendiri di jok barisan terdepan belakang pengemudi minibus, Sabtu ba’da Ashar, 14 Maret 2026. Mengenakan kopyah hitam setelan kemeja koko dengan celana hitam, politikus Gerinda…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *