Laga 'Finalissima' Spanyol vs Argentina di Qatar dibatalkan karena perang

Pertandingan tersebut, yang merupakan bagian dari Festival Sepak Bola Qatar, dibatalkan setelah tanggal dan tempat alternatif tidak dapat disepakati, kata UEFA.

Pertandingan “Finalissima” antara Spanyol ‌dan Argentina yang diadakan di Qatar bulan ini ⁠telah dibatalkan karena ⁠perang di Timur Tengah, kata UEFA.

“Ini merupakan sumber kekecewaan besar bagi UEFA dan penyelenggara karena keadaan dan waktu menghalangi waktu untuk bersaing memperebutkan hadiah bergengsi ini di Qatar,” kata UEFA dalam sebuah pernyataan pada Minggu.

Serangan AS-Israel terhadap Iran dan serangan balasan Iran terhadap negara-negara tetangga telah berdampak pada negara-negara di kawasan Teluk, mengganggu perjalanan ⁠di beberapa pusat transit tersibuk di dunia dan membatalkan beberapa acara olahraga karena alasan keamanan.

Pertandingan antara juara Eropa Spanyol dan pemenang Copa America Argentina ⁠dijadwalkan pada 27 Maret di Stadion Lusail Doha, di mana para penggemar akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan Lionel Messi berhadapan langsung dengan Lamine Yamal.

UEFA mengatakan mereka mengadakan diskusi dengan penyelenggara di Qatar dan menyimpulkan bahwa pertandingan tersebut tidak dapat diadakan karena “situasi politik saat ini” di wilayah tersebut.

Laga Spanyol vs Argentina merupakan bagian dari Festival Sepak Bola Qatar. Festival lima hari tersebut juga mencakup Mesir vs Arab Saudi dan Qatar vs Serbia pada 26 Maret, Mesir vs Spanyol dan Arab Saudi vs Serbia pada 30 Maret, dan Qatar vs Argentina pada 31 Maret.

Serbia kini akan bermain tandang melawan Spanyol.

“Serbia akan menghadapi juara Eropa saat ini, Spanyol, di laga tandang pada 27 Maret, dan empat ⁠hari kemudian mereka akan menjamu tim nasional Arab Saudi,” kata Asosiasi Sepak Bola Serbia dalam sebuah pernyataan.

UEFA mengatakan sedang menjajaki alternatif untuk memainkan Finalissima tetapi hal tersebut terbukti “tidak dapat diterima” oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

UEFA pertama kali menawarkan untuk menggelar pertandingan ⁠di Santiago Bernabeu dengan pembagian suporter 50-50 di stadion.

Opsi kedua adalah menggelar Finalissima dalam dua leg – ⁠di Bernabeu pada 27 Maret dan leg kedua ⁠di Buenos Aires selama jendela internasional sebelum Euro dan Copa America berikutnya.

AFA menolak kedua opsi tersebut. UEFA mengatakan Argentina mengajukan tawaran balasan untuk memainkan pertandingan tersebut setelah Piala Dunia tetapi Spanyol tidak memiliki tanggal yang tersedia.

“Pada akhirnya, ‌UEFA meminta komitmen dari Argentina bahwa, jika tempat netral di Eropa dapat dibuka, pertandingan dapat dilanjutkan pada 27 Maret … atau pada tanggal alternatif 30 ‌Maret. ‌Proposal ini juga ditolak,” tambah UEFA.

Finalissima edisi 2022 digelar di Stadion Wembley London, di mana Argentina mengalahkan Italia 3-0.

  • Related Posts

    Jamal Rayyan, wajah pertama Al Jazeera, meninggal pada usia 73 tahun

    Presenter Palestina menyampaikan buletin pertama jaringan tersebut ketika mengudara pada tahun 1996. Presenter Al Jazeera Arab Jamal Rayyan, wajah pertama yang pernah dilihat di saluran tersebut ketika diluncurkan hampir tiga…

    Iran Tolak Dialog Bareng Trump: Tak Ada Pengalaman Baik Bicara dengan AS

    Washington – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut negaranya tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat (AS). Dia membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Teheran menginginkan kesepakatan untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *