PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026. Rapat tersebut diawali dengan penayangan video berisi capaian pemerintah.
Sebelum memulai sidang, Prabowo menyalami para anggota Kabinet Merah Putih yang sudah hadir di ruang rapat. Puluhan menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga penasihat presiden datang ke rapat tersebut.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kemudian membuka sidang dengan penayangan video. “Sebelum memulai, kami tayangkan video penyelesaian 218 jembatan di seluruh Indonesia dalam waktu 2,5 bulan, renovasi lebih dari 16 ribu sekolah termasuk toilet dalam satu tahun pemerintahan ini, dan beberapa program kementerian tertentu dalam waktu sebulan ini,” kata Teddy.
Video yang diputar berisi cuplikan berbagai video yang diklaim sebagai pencapaian pemerintah. Salah satunya menunjukkan proses pengerjaan jembatan di seluruh Indonesia. Gambar sejumlah tentara hingga polisi yang terlibat dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut ditayangkan dalam video.
Setelah pemutaran video, Prabowo membuka sidang kabinet. Prabowo menyebut sidang kabinet paripurna kali ini membahas kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. “Kita sudah memasuki hari ke-23 di bulan suci Ramadan ini, dan tujuh hari lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri,” kata Prabowo di hadapan jajarannya.
Prabowo secara khusus mengucapkan terima kasih kepada pemeluk agama selain Islam yang dia sebut telah menghormati Bulan Ramadan dengan baik. “Ini selalu adalah kebanggaan dan keunggulan bangsa Indonesia, yaitu kita melaksanakan ibadah agama kita masing-masing dalam suasana kerukunan, kekeluargaan, dan saling menghormati,” tuturnya.
Prabowo bercerita bahwa dia terkesan saat hadir dalam hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke-100 di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur pada Februari lalu. Ketika itu, kata dia, gereja-gereja di Malang mempersilakan warga NU untuk tidur di halaman gereja. “Inilah keunggulan kita, kebaikan kita, kekuatan kita. Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi satu, ini harus kita jaga,” ucap Prabowo.
Prabowo kemudian membahas video yang sempat diputar sebelum rapat. Menurut dia, video itu menunjukkan kehadiran pemerintah di masyarakat. Dia membahas bagaimana pemerintah membangun ratusan jembatan di daerah terdampak bencana hingga wilayah terpencil dalam waktu 2,5 bulan.
“Atas nama negara, bangsa dan sebagai Presiden, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja keras,” kata mantan menteri pertahanan ini.
Dalam rapat, Prabowo membahas berbagai persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Beberapa topik yang dia bahas mulai dari bonus hari raya untuk pengemudi ojek daring, diskon tiket mudik, hingga pengamanan sarana dan prasarana umum selama periode Lebaran. Para menteri dan kepala lembaga juga bergantian memberi laporan kepada Prabowo selama rapat.






