Prabowo dan Para Menteri Bayar Zakat Fitrah di Istana

PRESIDEN Prabowo Subianto dan jajaran anggota Kabinet Merah Putih membayar zakat fitrah dan zakat mal di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat, 13 Maret 2026. Pembayaran zakat itu dilakukan sebelum sidang kabinet di Istana.

Zakat yang dibayarkan oleh Prabowo dan para menteri akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Petugas Baznas menyediakan sejumlah meja di dalam Istana Negara untuk melayani pembayaran zakat Presiden dan para menteri tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Saat membayar zakat, Prabowo menghampiri salah satu meja tersebut didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Gibran terlebih dulu menyerahkan pembayaran zakat di tempat yang sama.

Asisten pribadi Prabowo, Agus Surahman, tampak meletakkan kantong kertas berwarna merah di meja tempat Prabowo membayar zakat. Setelah zakat diterima, Prabowo membaca doa bersama petugas Baznas yang melayaninya.

Sebelum Prabowo, jajaran anggota Kabinet Merah Putih telah membayar zakat terlebih dahulu di Istana Negara. Di antara mereka terlihat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Setelah pembayaran zakat, Prabowo dan para menterinya menggelar sidang kabinet di Istana Negara. Seluruh anggota Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga penasihat khusus presiden turut diundang.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, rapat itu akan membahas kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. “Hari ini akan ada sidang kabinet mengenai kesiapan lebaran,” kata Teddy dalam keterangannya, Jumat, 13 Maret 2026.

Sebelum sidang kabinet hari ini, Presiden juga pernah menggelar sidang kabinet paripurna pada 6 Januari 2026. Rapat itu berlangsung di rumah pribadi Prabowo, Hambalang, Bogor, Jawa Barat dengan tajuk retret.

Saat itu, Prabowo sempat menegur anggota kabinet. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan teguran itu dalam sesi tertutup retret sekaligus rapat evaluasi Kabinet Merah Putih tersebut.

Informasi ini disampaikan oleh Prasetyo di sela-sela retret. “(Presiden memberi) teguran dalam artian melecut semangat,” kata Prasetyo saat berbicara kepada wartawan di sesi istirahat retret pada 6 Januari 2026.

Teguran itu, kata Prasetyo, disampaikan Presiden karena ingin anggota kabinetnya bekerja lebih cepat lagi. Meski begitu, Prasetyo tidak mengungkapkan siapa saja menteri yang ditegur oleh Prabowo.

  • Related Posts

    Ini Isi Paket MBG Menjelang Lebaran di SMPN 48 Jakarta

    PARA siswa di SMPN 48 Jakarta menerima paket makan bergizi gratis pada Jumat siang, 13 Maret 2026. Paket yang berisikan makanan kemasan itu merupakan jatah MBG terakhir yang mereka dapatkan sebelum memasuki…

    YLBHI dkk Desak Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

    Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil mengutuk keras kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Koalisi Sipil mendesak kasus ini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *