Jakarta –
Komisi V DPR meninjau kondisi ruas Tol Jakarta-Merak. Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI, Robert Rouw menilai kondisi ruas Tol Jakarta-Merak belum sepenuhnya layak menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Peninjauan dilakukan pada Kamis (12/3/2026). Dalam kunjungan itu, Komisi V DPR menemukan kondisi lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Merak sudah cukup padat, meskipun lonjakan kendaraan belum terjadi.
“Kita tadi melihat langsung kondisi terkini jalan Tol Jakarta-Merak, belum ada lonjakan saja sudah terjadi macet cukup parah di tol. Itu semua disebabkan karena kerusakan jalan tol, sehingga belum layak sepenuhnya,” ujar Robert dikutip dari situs DPR, Jumat (13/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robert mengatakan faktor penghambat kelancaran lalu lintas ialah kerusakan jalan. Di antaranya, mulai dari lubang hingga genangan air. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memperparah antrean kendaraan saat puncak arus mudik berlangsung.
Politikus Partai NasDem ini mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan jalan tol sebelum dimulainya masa mudik. Pihaknya, berharap janji tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal.
Lebih lanjut, Robert juga menyoroti kondisi fisik jalan tol. Pihaknya, juga meninjau langkah mitigasi yang disiapkan pemerintah dan pengelola jalan tol dalam upaya menghadapi lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran.
Dia mengatakan beberapa aspek yang menjadi perhatian di antaranya, penanganan jalan berlubang, potensi genangan air akibat banjir, serta kesiapan fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.
Robert sebelumnya menemukan genangan air masih di salah satu titik tol, tepatnya di sekitar Kilometer 50. Menurutnya kondisi tersebut perlu segera diantisipasi, lantaran dapat menghambat arus kendaraan saat hujan deras.
Pihaknya, kata dia, akan terus memantau kesiapan infrastruktur transportasi. Khususnya, jalan tol utama menuju pelabuhan penyeberangan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.
(amw/idn)






