Komisi V DPR Minta Pemerintah Antisipasi Potensi Rob Saat Lebaran

Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi banjir rob di wilayah pesisir saat periode Lebaran. Komisi V DPR RI meminta pemerintah menyiapkan langkah mitigasi agar tak terjadi bencana.

“Bencana tentu sulit diprediksi kepastian kapan di mana, namun titik-titik rawan yang sudah terbaca hendaknya pemerintah bisa mengambil langkah-langkah preventif,” kata Ketua Komisi V DPR Lasarus kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politikus PDIP itu mengatakan langkah pencegahan yang dapat disiapkan meliputi kesiapan sarana dan prasarana, serta pengerahan personel.

“(Langkah preventif) Baik persiapan sarana prasarana maupun kesiapan personel manakala terjadi bencana di titik-titik rawan yang sudah terpetakan oleh pemerintah,” ujarnya.

Potensi Rob di Pesisir saat Lebaran

Sebelumnya, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan adanya potensi banjir rob yang terjadi saat periode Lebaran nanti. Banjir rob diakibatkan adanya bulan baru dan fenomena perigee.

“Ada potensi banjir rob akibat bulan baru pada 19 Maret serta fenomena perigee di mana jarak bulan terdekat dengan bumi tanggal 22 Maret,” kata Teuku Faisal saat rapat membahas kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi mudik Lebaran 2026 bersama Komisi V DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).

Dia mengatakan banjir rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir Indonesia. Akibat fenomena tersebut, diperkirakan air laut naik mengakibatkan banjir rob.

“Ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum sehingga ada potensi banjir rob di area pesisir di Indonesia,” ujarnya.

(fca/jbr)

  • Related Posts

    KPK Periksa Gus Alex Sebagai Tersangka Kuota Haji Pekan Depan

    Jakarta – KPK telah menahan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), tersangka kasus korupsi kuota haji 2023-2024. KPK akan memanggil Stafsus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus…

    JK Nilai Indonesia Tak Masalah Keluar dari Board of Peace

    MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai Indonesia tidak masalah keluar dari Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca Donald…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *