Kata JK soal Dampak Ekonomi Perang Iran dan Israel-AS

MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan perang antara Iran dan Israel-Amerika Serikat berdampak kepada ekonomi dunia termasuk Indonesia. Perang itu berdampak kepada harga minyak.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Harga BBM, harga minyak akan naik dan sudah naik, mendekati kemarin lewat 100 sekarang turun sedikit lagi sekarang ini,” kata dia di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.

Kenaikan harga minyak itu berdampak kepada subsidi dan kenaikan harga logistik di Indonesia. Efeknya, kata Kalla, kepada perekonomian Indonesia secara keseluruhan. “Akhirnya terkena ke Rupiah dengan Dolar, kena kepada saham,” kata politikus senior Partai Golkar ini. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya meminta masyarakat untuk tidak panik ihwal ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM. Bahlil menyatakan bahwa pasokan BBM dalam negeri cukup untuk 23 hari ke depan.

“Kemarin kan saya sudah ngomong di beberapa kali di media, bahwa stok kita itu dalam kondisi yang aman. 23 hari, enggak perlu ada panic buying,” ucap Bahlil seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Fenomena panic buying BBM terjadi di sejumlah daerah seperti Jember, Medan, dan Aceh. Masyarakat dilaporkan berbondong-bondong membeli BBM setelah beredar isu terkait potensi gangguan pasokan energi akibat konflik global di Asia Barat.

Menurut Bahlil, ketersediaan BBM untuk lebih dari 20 hari itu menggambarkan stok dalam tangki penyimpanan. Sementara, produksi BBM tetap berjalan dan didistribusikan.

“Tapi kan produksi terus, kami produksi terus dan ada masuk terus. Tolong teman-teman media juga menyampaikan informasi yang enak,” kata Ketua Umum Partai Golkar ini.

Dua hari lalu, Bahlil menyampaikan pesan serupa. Ia menegaskan masyarakat harus tetap tenang di tengah fluktuasi harga minyak dunia akibat perang di kawasan Asia Barat. “Saya menyarankan dan meminta tidak perlu ada panic buying karena memang stok BBM kita cukup,” kata Bahlil pada Selasa, 10 Maret 2026.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengklaim industri BBM dalam negeri masih terus berjalan sementara impor minyak dari luar negeri tidak menghadapi masalah.

Ia menilai perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran juga memiliki dampak terbatas terhadap stok BBM dalam negeri. Sebab, kata dia, Indonesia hanya mengimpor crude oil atau minyak mentah dari kawasan tersebut.

Bahlil menyebutkan, Indonesia punya sumber BBM lain. “Minyak jadi kita impor dari negara Asia Tenggara dan produksi dalam negeri,” kata dia.

Ervana Trinakaputri berkontribusi dalam tulisan ini
  • Related Posts

    Komisi IX DPR Dukung Menkes Gandeng KPK Bongkar Dugaan Korupsi Harga Obat

    Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meneken kerja sama bersama KPK untuk membongkar dugaan korupsi di sektor kesehatan dalam mengatasi harga obat di RI mahal. Wakil Ketua Komisi…

    Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Bersih

    INFO NASIONAL – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *