Pabrik Mi Mengandung Formalin di Jateng Digerebek, Produksi 1,5 Ton Per Hari

Boyolali

Polisi menggerebek pabrik yang memproduksi mi basah mengandung formalin di Boyolali, Jawa Tengah. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djoko Julianto mengatakan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait peredaran mi basah yang diduga mengandung formalin di Boyolali. Polisi lalu bergerak dan melakukan penyelidikan.

“Kemudian kita bersama masyarakat melakukan pengecekan tanggal 10 (Maret), kita temukan adanya rumah yang memang memproduksi mi yang biasa diperjualkan di pasaran, di masyarakat,” kata Djoko dilansir detikJateng, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi kemudian mengambil sampel mi basah dari pasar untuk diuji menggunakan rapid test. Hasil pemeriksaan menunjukkan mi tersebut positif mengandung formalin. Selain tempat produksi, polisi juga menemukan gudang penyimpanan formalin di Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

Satu orang pelaku inisial WH ditangkap dalam penggerebekan tersebut. Dia diduga merupakan penjual atau distributor mi basah berformalin itu dan memerintahkan karyawannya untuk membuat adonan mi yang dicampur formalin sebagai bahan pengawet.

“Tersangka memproduksi mi berformalin ini sejak 2019 dengan kapasitas produksi rata-rata 1-1,5 ton per hari,” jelasnya.

Baca selengkapnya di sini

(ygs/idn)

  • Related Posts

    Enam orang tewas dalam kebakaran bus di Swiss setelah seorang pria diduga membakar dirinya sendiri

    Jaksa umum wilayah Fribourg Raphael Bourquin mengatakan orang yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran tersebut kemungkinan besar telah meninggal. Setidaknya enam orang tewas setelah kebakaran bus yang menurut pihak berwenang…

    Medan perang yang tersembunyi: Sensor dalam perang Israel-Iran

    Rudal terbang antara Israel dan Iran, namun sensor dan batasan akses membuat sebagian besar perang tetap tersembunyi dari pandangan. Saat rudal menyerang Israel dan Iran, apa yang sebenarnya bisa kita…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *