Kata-kata pembangkangan: Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei mengecam AS

CERITA BERKEMBANG,

Pemimpin tertinggi yang baru diangkat menyampaikan pernyataan agresif, berjanji bahwa Iran akan terus menyerang.

Mojtaba Khamenei telah mengeluarkan pernyataan pertamanya sejak mengambil alih sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, setelah ayah Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa anggota keluarganya terbunuh dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada awal perang yang kini telah berlangsung. mencakup sebagian besar wilayah Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang dibacakan di TV pemerintah pada hari Kamis, Khamenei mendirikan persatuan nasional dan mengatakan arteri penting global Selat Hormuz akan terus ditutup untuk menekan musuh-musuh Iran.

Dia menambahkan bahwa semua pangkalan AS harus segera ditutup di wilayah tersebut atau diserang. Meski Iran percaya pada persahabatan dengan negara tetangganya, Khamenei mengatakan serangan terhadap pangkalan AS di wilayah tersebut akan terus berlanjut.

Perlawanan di Yaman “juga akan berhasil,” kata pemimpin tertinggi tersebut, seraya menambahkan bahwa kelompok bersenjata di Irak juga “ingin membantu” revolusi Islam.

Khamenei berterima kasih kepada militer negaranya, yang menurutnya telah menghentikan dominasi atau perpecahan Iran saat negara itu diserang.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para prajurit persiapan yang melakukan pekerjaan dengan baik pada saat negara kita berada di bawah tekanan dan serangan,” katanya, dan berjanji bahwa Iran akan terus bekerja.

Ayatollah Ali Khamenei, yang memerintah Iran selama 37 tahun, tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel di Teheran pada 28 Februari.

Majelis Ahli Iran mencapai mayoritas pada hari Minggu, melantik putra sebagai penerusnya.

Tohid Asadi dari Al Jazeera, melaporkan dari Teheran, mengatakan pemimpin tertinggi baru mengindikasikan bahwa dia akan menggunakan Selat Hormuz sebagai pengaruh dan mungkin meningkatkan intensitas konflik ini.

Asadi menambahkan bahwa masyarakat Iran masih terpecah belah mengenai penunjukan Khamenei melalui pertemuan persatuan, terutama karena kesulitan ekonomi yang sama yang memicu protes dengan kekerasan pada bulan Desember.

  • Related Posts

    Rismon Sianipar Menemui Jokowi untuk Meminta Maaf

    SALAH satu tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo sempat mengajukan restorative justice, Rismon Sianipar, mendatangi kediaman mantan presiden pada Kamis sore 12 Maret 2026. Kedatangan Rismon untuk meminta maaf.   “Ya tentu ya (minta maaf…

    Selat Hormuz Terganggu, Eddy Soeparno Tekankan Urgensi Ketahanan Energi

    Jakarta – Konflik Iran – Israel dan AS berdampak pada penutupan Selat Hormuz yang memasok 20 persen suplai minyak mentah dunia. Bagi Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *