Kapan Malam Lailatul Qadar Datang? Ini Penjelasannya

Jakarta

Setiap bulan Ramadan, ada malam istimewa yang dinanti-nanti umat muslim, yaitu malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar hanya terjadi pada bulan Ramadan, tepatnya malam ganjil pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan.

Bimas Islam Kemenag mengungkapkan Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang pasti terjadi, tetapi waktu datangnya tetap misteri. Kepastian serta keutamaan malam Lailatul Qadar tertuang dalam firman Allah SWT:

إِنَّا أَنْزَلْتُهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَمَا أَدْرَيكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ

لَيْلَةُ الْقَدْرِهُ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1-3)

Pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT mengabulkan doa-doa hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari).

Kapan Lailatul Qadar itu Terjadi?

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari & Muslim).

Para ulama memiliki berbagai pendapat mengenai waktu terjadinya Lailatul Qadar. Mayoritas sepakat bahwa malam mulia ini terjadi pada sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Namun, kapan tepatnya itu tetap menjadi misteri.

Banyak ulama dan mufasir berpendapat bahwa ketidakjelasan ini adalah bagian dari hikmah Allah SWT. Hal tersebut dirahasiakan waktunya agar umat Islam berusaha mencarinya dan mendapatkan pahala yang besar.

Karena waktu pastinya tidak diketahui, cara terbaik untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah dengan menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan. Jangan menunggu malam ganjil tertentu atau berspekulasi kapan tepatnya malam itu terjadi.

Manfaatkan malam-malam terakhir Ramadan dengan:

  • Memperbanyak salat malam
  • Membaca Al-Qur’an
  • Berzikir dan berdoa
  • Berselawat
  • Memperbanyak bertasbih dan beristigfar
  • Melakukan iktikaf

Doa Malam Lailatul Qadar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW:

Wahai Rasulullah, jika aku menemui Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku panjatkan?” Rasulullah menjawab:

Bacalah: Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi).

(kny/imk)

  • Related Posts

    Buka Jakarta Hijab Festival, Pramono Ingin Tanah Abang Kembali Ramai

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Jakarta Hijab Festival 2026 yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kegiatan ini digelar untuk mendorong kebangkitan UMKM dan menghidupkan kembali…

    Gibran Kunjungi Habib Ali Alhabsyi di Kwitang

    WAKIL Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi Habib Ali Alhabsyi di Majelis Al Habib Ali Al Habsyi, Islamic Center Indonesia, Jalan Kembang Raya No. 79, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *